BREAKING

POLITIK

Seskab Teddy Masih Bungkam Terkait Video Amien Rais

Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, menyoroti sikap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang belum menanggapi pernyataan kontroversial Amien Rais.

JAKARTA – Sikap diam Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya atas pernyataan kontroversial Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais, mulai memunculkan tanda tanya publik. Meski video pernyataan tersebut telah beredar sejak Kamis, 30 April 2026, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Seskab.

Kondisi ini menarik perhatian Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal. Ia mempertanyakan alasan di balik bungkamnya Teddy, padahal sejumlah menteri kabinet lainnya sudah memberikan reaksi keras.

Menurut Erizal, beberapa pejabat negara seperti Menteri Komdigi Meutya Hafid, Kepala Bakom, hingga Menteri HAM telah menanggapi muatan video tersebut. Menariknya, video kontroversial itu kini sudah tidak ditemukan lagi di akun YouTube resmi Amien Rais.

“Bisa jadi itulah bentuk langkah hukum yang dimaksud Menteri Komdigi Meutya Hafid. Bukan melaporkan Amien Rais ke polisi, melainkan menghapus penyebarannya,” ujar Erizal dalam keterangannya, Selasa (4/5/2026).

Terkait tindak lanjut secara hukum, Erizal menilai bahwa pelaporan seharusnya dilakukan oleh individu yang merasa dirugikan, bukan oleh lembaga. Ia menyebut bahwa secara konstitusional, pihak yang paling berwenang melaporkan jika merasa difitnah adalah Teddy Indra Wijaya sendiri atau bahkan Presiden Prabowo Subianto.

Namun, yang menjadi sorotan adalah fakta bahwa Teddy belum memberikan respons apa pun di saat koleganya sudah menunjukkan kemarahan.

Erizal berspekulasi bahwa sikap diam Teddy mungkin merupakan bagian dari strategi komunikasi politik yang matang dalam menghadapi tekanan elektoral.

“Jangan-jangan Seskab Teddy sudah mengerti betul langgam politik elektoral dalam negara demokrasi. Kalau Anda ditekan, difitnah, dan itu tidak benar, maka jangan buru-buru diklarifikasi. Mainkan dulu,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menanti apakah pihak Sekretariat Kabinet akan mengeluarkan pernyataan resmi atau tetap memilih untuk tidak menanggapi polemik yang dimulai oleh tokoh senior Partai Ummat tersebut.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts