SeanteroNews.com, 15 Oktober 2025 – Menjelang pelantikan jajaran FORBES Relawan Aceh, Ketua terpilih Dedi Novrizal menegaskan bahwa organisasi ini dibentuk semata-mata untuk pengabdian sosial dan kemasyarakatan, bukan sebagai alat politik. Dalam sambutannya, Dedi menegaskan komitmen relawan Aceh untuk bekerja secara ikhlas, transparan, dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang.
Menurut Dedi, FORBES Relawan Aceh hadir sebagai wadah kolektif yang mengakomodasi visi kemanusiaan komunitas Aceh. Ia menyebut bahwa banyak agenda sosial yang telah direncanakan, mulai dari bakti kesehatan, edukasi, program desa mandiri, hingga aksi tanggap bencana. Organisasi ini ingin menjangkau lapisan masyarakat yang selama ini minim akses terhadap layanan publik.
Dedi juga mengajak semua pihak—baik pemerintah daerah, lembaga non-profit, organisasi masyarakat, maupun warga biasa—untuk menyokong misi relawan tanpa melihat kepentingan politik. “Kami ingin buktikan bahwa relawan bisa berjalan independen, memberikan manfaat nyata tanpa campur tangan politik,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Pelantikan FORBES Relawan Aceh dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan rangkaian acara simbolik dan seremonial. Beberapa tokoh masyarakat dan pemimpin komunitas Aceh diundang untuk hadir sebagai saksi atas komitmen organisasi baru ini. Dedi berharap momentum pelantikan menjadi titik awal perjalanan panjang pengabdian sosial yang berkualitas.
Ke depan, FORBES Relawan Aceh akan membuka peluang kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dan institusi. Dedi menuturkan bahwa langkah awal yang akan dijalankan adalah pendataan wilayah rawan, penyusunan program pemberdayaan ekonomi lokal, serta pendampingan pendidikan anak-anak di kawasan terpencil. Dengan langkah nyata dan konsistensi, FORBES Relawan Aceh diharapkan menjadi motor perubahan positif di Aceh.[]











