MADRID — Derby Madrid berakhir pahit bagi Real Madrid. Bermain di Riyadh Air Metropolitano, Minggu (20/9/2026), Los Blancos harus mengakui keunggulan Atlético Madrid dengan skor 1-2 dalam lanjutan LaLiga 2026/2027.
Kekalahan tersebut tidak sekadar membuat Real Madrid kehilangan tiga poin. Hasil derby juga membuat posisi mereka bergeser ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 15 poin dari tujuh pertandingan. Atlético naik ke posisi kedua dengan 16 poin, sedangkan Barcelona masih berada di puncak dengan 21 poin. Data tersebut tercatat dalam klasemen LaLiga setelah pertandingan pekan ketujuh.
Pertandingan berlangsung ketat pada babak pertama. Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih. Atlético sempat mengancam melalui Jonathan David pada menit ke-15, tetapi sundulannya masih dapat diselamatkan pemain Real Madrid di garis gawang.
Real Madrid kemudian merespons melalui Aurelien Tchouameni. Namun, tendangan gelandang Prancis itu masih melambung. Vinicius Junior juga memperoleh dua kesempatan beruntun pada menit ke-24 dan 26, tetapi keduanya belum mampu mengubah papan skor.
Kedudukan 0-0 bertahan sampai turun minum. Situasi berubah drastis selepas jeda ketika Atlético meningkatkan tekanan ke pertahanan Madrid.
Pada menit ke-50, Dean Huijsen menjadi titik balik pertandingan. Bek Real Madrid tersebut melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone di dalam kotak penalti. Setelah berkonsultasi dengan VAR dan meninjau kejadian melalui monitor, wasit Miguel Ángel Ortiz Arias mengubah kartu kuning menjadi kartu merah. Real Madrid pun harus bermain dengan 10 orang.
Atlético tidak menyia-nyiakan keuntungan tersebut. Alejandro Grimaldo yang maju sebagai algojo sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-53 untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Enam menit berselang, tekanan Atlético kembali membuahkan hasil. Giuliano Simeone mengirim bola ke area penalti dan Jonathan David menyambarnya dengan tembakan sekali sentuh. Bola meluncur ke dalam gawang Thibaut Courtois sekaligus mengubah skor menjadi 2-0.
Dalam kondisi kalah jumlah pemain, Real Madrid tetap berusaha mengejar. Usaha mereka akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-89.
Bernardo Silva mengirim bola dari situasi bola mati dan Antonio Rüdiger menyambutnya dengan sundulan dari jarak dekat. Bola masuk ke sisi kiri gawang dan memperkecil ketertinggalan Madrid menjadi 1-2.
Namun, gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Real Madrid. Atlético mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan berakhir dan mengamankan kemenangan dalam derby pertama Madrid musim ini.
Pertandingan juga menyisakan kontroversi terkait keputusan wasit. Pihak Real Madrid mempersoalkan sejumlah insiden yang melibatkan pemain Atlético, termasuk Cristian Romero dan Lee Kang-in. Menurut laporan detikSport, kedua pemain Atlético tidak mendapat kartu merah meski Madrid menilai terdapat pelanggaran keras.
Real Madrid melalui laporan pertandingan di situs resminya juga menyoroti keputusan wasit Ortiz Arias. Klub tersebut menilai sejumlah keputusan wasit memengaruhi jalannya pertandingan. Penilaian tersebut merupakan sudut pandang resmi Real Madrid, bukan putusan independen mengenai kualitas kepemimpinan wasit.
Sementara itu di kubu Atlético, pelatih Diego Simeone menanggapi polemik tersebut dengan meminta José Mourinho menghormati keputusan wasit.
Kemenangan ini menjadi tambahan penting bagi Atlético dalam persaingan awal LaLiga. Los Rojiblancos mengumpulkan 16 poin dari tujuh pertandingan, sementara Real Madrid tertahan dengan 15 poin. Barcelona masih memimpin klasemen dengan catatan sempurna setelah tujuh laga.










