PIDIE – Progres pembangunan infrastruktur dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan hasil yang signifikan. Pada Jumat (7/8/2026), Satgas TMMD mempercepat pengerjaan jembatan box culvert di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, melalui pemasangan cerucuk kayu sebagai penguat bantaran jalan.
Pemasangan cerucuk merupakan tahapan krusial dalam konstruksi jembatan di lahan dengan karakteristik tanah yang lunak. Personel Satgas TMMD menggunakan mini excavator untuk memancang struktur kayu termasuk batang pohon pinang dan kelapa yang terbukti tahan terhadap kondisi tanah lembek guna memastikan fondasi jembatan tetap kokoh dan tidak bergeser di masa mendatang.
Mengutamakan Kualitas dan Presisi Konstruksi
Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., meninjau langsung progres di lapangan dan memastikan bahwa penggunaan alat berat serta tenaga manusia berjalan sinergis. Ia menekankan bahwa kecepatan kerja harus tetap dibarengi dengan kepatuhan terhadap standar teknis konstruksi.
“Pemasangan cerucuk ini sangat vital karena menjadi fondasi utama penahan bantaran jalan dan jembatan. Kami tidak hanya mengejar target penyelesaian, tetapi kualitas konstruksi adalah prioritas agar jembatan ini aman dan tahan lama bagi warga,” tegas Letkol Inf Abdul Hadi.
Penggunaan mini excavator terbukti meningkatkan efektivitas pekerjaan secara signifikan. Proses pemancangan yang dilakukan secara presisi dengan bantuan alat berat memungkinkan struktur cerucuk terpasang lebih dalam dan rapat, sehingga memberikan daya dukung tanah yang lebih stabil dibandingkan pengerjaan manual.
Membuka Konektivitas Ekonomi Pertanian
Jembatan box culvert ini nantinya diproyeksikan menjadi akses vital bagi para petani di Desa Lhok Panah. Selama ini, konektivitas yang terbatas sering kali menjadi kendala dalam pendistribusian hasil panen. Dengan adanya akses jalan yang lebih representatif, para petani diharapkan dapat memangkas biaya operasional dan mempercepat distribusi hasil bumi mereka ke pasar.
Sinergi antara personel Satgas TMMD dan masyarakat setempat menjadi kekuatan utama yang mewarnai setiap tahapan pembangunan. Semangat gotong royong warga Lhok Panah terbukti efektif dalam mendukung kelancaran distribusi material di lapangan.
Melalui program TMMD ini, Kodim 0102/Pidie berharap infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi warga Kecamatan Sakti. Pembangunan jembatan ini bukan sekadar upaya fisik, melainkan langkah nyata TNI dalam mendukung ketahanan ekonomi pedesaan serta mewujudkan konektivitas wilayah yang lebih baik demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pidie secara keseluruhan.[]










