JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini tengah menjadi perhatian dan dipantau oleh Amerika Serikat (AS). Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk pengakuan bahwa program MBG dinilai memiliki skala dan dampak yang signifikan.
Menurut Kepala BGN, ketertarikan AS terhadap program MBG tidak terlepas dari cakupan luas program tersebut yang menyasar jutaan penerima manfaat, khususnya anak sekolah. Program ini dinilai sebagai salah satu intervensi gizi terbesar yang dijalankan pemerintah Indonesia.
“Program MBG ini tidak hanya diperhatikan di dalam negeri, tetapi juga dipantau oleh pihak luar, termasuk Amerika Serikat, karena skalanya besar dan dampaknya langsung ke peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemantauan tersebut bersifat akademis dan kebijakan, terutama terkait efektivitas program dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan gizi anak, serta membangun sistem ketahanan pangan berbasis lokal.
Kepala BGN menegaskan bahwa perhatian internasional tersebut justru menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi pemerintah untuk memastikan program MBG berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, sebagai investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia.[]










