SEANTERONEWS.com — Sosok aktor Ammar Zoni kembali menjadi perbincangan publik. Di balik masa hukumannya, ternyata Ammar memiliki peran tertentu selama menjalani masa tahanan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.
Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah pihak mengungkap aktivitas Ammar yang dinilai cukup aktif di dalam lingkungan rumah tahanan.
Ammar disebut tidak hanya menjalani hari-harinya sebagai warga binaan, tetapi juga terlibat dalam kegiatan pembinaan yang diselenggarakan pihak rutan.
Salah satu peran yang dijalani Ammar adalah mengikuti dan membantu kegiatan keagamaan, termasuk pengajian serta pembinaan mental spiritual bagi sesama warga binaan.
Ia juga dikabarkan kerap diminta berbagi pengalaman hidup, terutama terkait dampak buruk penyalahgunaan narkoba, sebagai bagian dari program penyadaran.
Beberapa sumber menyebut Ammar cukup kooperatif dan menunjukkan sikap terbuka dalam mengikuti aturan serta kegiatan di Rutan Salemba.
Pihak rutan menilai keterlibatan warga binaan dalam kegiatan positif dapat membantu proses rehabilitasi dan pembentukan karakter selama masa tahanan. cumi.co
Meski demikian, pihak pengelola rutan menegaskan bahwa semua warga binaan diperlakukan sama tanpa keistimewaan, termasuk figur publik seperti Ammar Zoni.
Kehadiran Ammar sebagai figur dikenal publik juga disebut memberi dampak psikologis tertentu bagi warga binaan lain, terutama dalam membangun motivasi untuk berubah.
Pengamat sosial menilai peran aktif narapidana dalam kegiatan pembinaan dapat menjadi indikator keberhasilan sistem pemasyarakatan.
Kasus yang menjerat Ammar Zoni sendiri masih menjadi pengingat bahwa ketenaran tidak menjamin seseorang kebal dari jerat hukum.[]










