BREAKING

NASIONAL

Reshuffle Kabinet: Bulan Madu Politik Prabowo-Jokowi Resmi Tamat

Awal Krisis Kepercayaan: Lima Menteri Diganti di Tengah Gejolak Publik

SEANTERONEWS.com – Dalam langkah mengejutkan yang menandai akhir masa ‘bulan madu politik’, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada 8 September 2025. Lima kabinet penting mengalami perombakan, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menko Polkam Budi Gunawan—simbol adanya respons atas kemarahan publik yang memuncak akibat protes nasional.

Drama Tragedi dan Harapan Stabilitas Fiskal

Reshuffle ini tak lepas dari tekanan gelombang demonstrasi yang terjadi—pemicu utama adalah protes atas tunjangan rumah jumbo untuk anggota DPR, yang kemudian memicu kekerasan dan krisis kepercayaan. Pengganti Sri Mulyani, Purbaya Yudhi Sadewa, diangkat dengan beban berat: menenangkan pasar, meneguhkan kebijakan fiskal, dan memastikan keberlanjutan agenda pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global dan domestik.

Pasar dan Rupiah Koreksi, Efek Langsung Reshuffle

Pengumuman pergantian menteri langsung memberi tekanan ke pasar. IHSG tergerus sekitar 1,3%, sementara rupiah sempat bergerak fluktuatif. Langkah ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian kebijakan, sekaligus menciptakan momentum bagi kabinet baru untuk membuktikan keberkapolitasannya.

Apa Maknanya Bagi Era Prabowo-Jokowi?

Jika bulan madu adalah periode penuh harapan pasca-transisi kekuasaan, maka reshuffle ini adalah gerbang dialog baru antara pemerintah dan rakyat. Bunga elektabilitas turun, publik makin vokal terhadap kebijakan, dan narasi pemerintahan tidak bisa lagi hanya soal janji. Ini panggung untuk mengukuhkan legitimasi pemerintah lewat langkah taktis dan reformis—bukan sekadar respons reaktif.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts