BREAKING

ACEH

Diva Pop Malaysia Siti Nurhaliza Kirim 3 Truk Bantuan Logistik ke Aceh

Banda Aceh – Setelah beberapa hari sebelumnya menerima bantuan dari Malaysia, Aceh kembali mendapatkan bantuan negeri jiran tersebut. Kali ini, bantuan logistik dikirim diva pop Malaysia Dato’ Sri Siti Nurhaliza Tarudin atau Siti Nurhaliza melalui Yayasan Nurjiwa miliknya.

Total ada tiga truk bantuan dari Yayasan Nurjiwa yang diserahkan Rozi Abdul Razak selaku Penasehat Yayasan Nurjiwa pada Rabu sore, 17 Desember 2025. Bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Aceh Marlina Muzakir atau Kak Na bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah.

Rozi menjelaskan, bantuan yang diberikan terdiri dari beras, minyak goreng, baju pria wanita, selimut, biskuit, susu, pampers, air mineral, sarden, mie instan, genset dan obat-obatan serta sejumlah bantuan lainnya.

“Bantuan dari Yayasan Nurjiwa serta para penyumbang ini adalah bentuk keprihatinan atas bencana yang menimpa saudara-saudara kami di Aceh. Sebagai negeri serumpun, kami tentu turut merasakan duka masyarakat Aceh,” ujar Rozi dilansir dari Laman Humas Pemerintah Aceh, Kamis, 18 Desember 2025.

Kak Na mengucapkan terima kasih kepada Siti Nurhaliza dan Yayasan Nurjiwa atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada Ibu dan Yayasan Nurjiwa dan semua penyumbang, yang jauh-jauh dari Malaysia datang ke Aceh untuk mengantarkan bantuan untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir, banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

“Tolong sampaikan salam dan rasa terima kasih kami kepada Kak Siti Nurhaliza serta seluruh penyumbang di Yayasan Nurjiwa. Insya Allah, bantuan ini akan segera kami sampaikan kepada masyarakat terdampak,” sambung Kak Na.

Bantuan itu, kata dia, akan langsung disalurkan ke pedalaman Aceh Tamiang yaitu kawasan Kampung Lubuk Sidup yang terdampak parah bencana banjir longsor dan hingga kini butuh tambahan bantuan logistik segera.

“Ada lebih 200 rumah di Kampung Lubuk Sidup, semuanya hancur diterjang bandang. Hanya Masjid Nurussalam yang berdiri kokoh di antara gelondongan kayu sisa bandang.”

Sebelumnya, Aceh juga menerima bantuan dari Blue Sky Rescue Malaysia yang mengirim obat-obatan dan dokter ke Aceh dengan dua gelombang bantuan. Setelah itu, bantuan juga datang dari perusahaan Inggris Raya yang juga beroperasi di Malaysia-Indonesia, Upland Resources.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts