Banda Aceh – Tongkat komando Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) kini resmi dipegang oleh Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo. Serah terima jabatan dilaksanakan pada 15 Agustus 2025, menandai langkah baru dalam kepemimpinan militer di wilayah Aceh.
Mayjen TNI Joko Hadi Susilo merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer tahun 1991 dari kecabangan Infanteri. Ia telah meniti karier panjang di berbagai satuan elit maupun komando kewilayahan. Rekam jejaknya mencakup jabatan strategis mulai dari Komandan Batalyon Infanteri, Komandan Kodim, Komandan Korem, hingga posisi penting di Kostrad dan Markas Besar Angkatan Darat.
Sebelum dipercaya menjadi Pangdam Iskandar Muda, ia menjabat sebagai Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat. Pengalaman ini membuatnya dikenal sebagai sosok yang piawai dalam bidang teritorial sekaligus mampu menjaga stabilitas keamanan di daerah penugasan.
Dengan pengalaman tempurnya di berbagai wilayah, termasuk perbatasan dan daerah rawan konflik, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo dipandang mampu membawa Kodam Iskandar Muda semakin solid. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta masyarakat Aceh dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai seorang prajurit yang juga dibekali dengan berbagai brevet kehormatan seperti Para, Cakra Kostrad, Air Assault, dan Taipur, ia dinilai memiliki kapabilitas lengkap antara kemampuan tempur dan kepemimpinan teritorial. Hal inilah yang menjadi modal besar dalam memimpin Kodam Iskandar Muda menghadapi dinamika keamanan di Aceh.
Kepemimpinan baru di Kodam Iskandar Muda membawa harapan baru bagi masyarakat. Dengan gaya kepemimpinan yang tegas namun humanis, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo diyakini mampu melanjutkan tugas menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan rakyat.[]










