Dua Menteri Bikin Panas Citra Presiden Lewat Aksi Viral Main Domino
SEANTERONEWS.com – Citra Presiden Prabowo Subianto kembali tercoreng usai beredarnya foto dan video Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding bermain domino dengan seorang eks-tersangka pembalakan liar, Azis Wellang. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono, memberikan kritik tajam atas kejadian tersebut, menyebut tindakan itu “bikin sial” dan tidak pantas bagi pejabat publik.
Permintaan Pencopotan untuk Jaga Wibawa Pemerintahan
Melalui unggahan video di media sosial, Arief menyampaikan desakan serius agar Presiden segera mencopot keduanya demi menjaga marwah pemerintahan. Menurutnya, rakyat sedang dalam kondisi emosional pasca-massa aksi, dan momentum rekonsiliasi publik justru terganggu oleh ulah menteri yang terlihat terlalu akrab dengan figur kontroversial.
Dialog Kebudayaan atau Deretan Etika yang Diabaikan?
Karding membela dirinya dengan menyebut pertemuan tersebut terjadi secara kebetulan di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dalam rangka silaturahmi budaya, bukan di kantor resmi kementerian. Ia juga menyatakan bahwa status hukum Azis Wellang telah gugur berdasarkan putusan pengadilan dan SP3 dari KLHK. Namun, sebagian pengamat menilai, meski secara hukum clear, peristiwa ini tetap melanggar etika dan menggoyahkan momentum penegakan hukum lingkungan.
MAKI Soroti Efek Psikologis terhadap Penyidik Yahut Para Penegak Hukum
Organisasi seperti MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) menyatakan bahwa walau Azis Wellang telah bebas secara hukum, tindakan informal seperti ini dapat melemahkan motivasi penyidik lingkungan yang berusaha tuntas mengungkap kasus-kasus besar. Boyamin Saiman—koordinator MAKI—mengajak menteri mengambil sikap tegas dan membuka kembali jalur penyidikan bila ada dugaan baru.[]












