ACEH SELATAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam menggenjot sektor pertanian terus dibuktikan melalui langkah nyata di lapangan. Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi saluran irigasi yang telah terbengkalai selama kurang lebih satu dekade di Gampong Krueng Baru, Kecamatan Labuhanhaji Barat.
Saluran irigasi yang telah mangkrak selama 10 tahun tersebut dinilai menjadi hambatan utama bagi optimalisasi lahan persawahan di wilayah setempat. Peninjauan ini dilakukan guna memetakan kerusakan teknis dan memastikan langkah percepatan perbaikan dapat segera dilakukan.
Dalam kunjungannya, Bupati H. Mirwan MS menegaskan bahwa fungsi irigasi yang prima adalah urat nadi bagi masyarakat agraris. Beliau menginstruksikan dinas terkait untuk segera menyusun skema rehabilitasi agar infrastruktur ini dapat kembali mengalirkan air ke sawah-sawah warga dalam waktu dekat.
“Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan langkah percepatan perbaikan irigasi agar dapat segera difungsikan kembali secara optimal,” ujar Bupati di sela-sela peninjauan.
Mangkraknya irigasi ini selama sepuluh tahun terakhir berdampak langsung pada penurunan produktivitas pertanian di Labuhanhaji Barat. Dengan perbaikan yang direncanakan, pemerintah berharap akses air untuk persawahan menjadi lebih mudah dan merata.
Langkah strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak domino positif:
Peningkatan Produktivitas: Petani dapat melakukan masa tanam lebih teratur tanpa bergantung sepenuhnya pada curah hujan.
Kesejahteraan Warga: Hasil panen yang meningkat secara otomatis akan membantu memperkuat stabilitas ekonomi dan kesejahteraan keluarga petani di Aceh Selatan.
Peninjauan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Gampong Krueng Baru. Harapan besar kini tertumpu pada realisasi fisik pembangunan irigasi tersebut, sehingga sektor pertanian di Labuhanhaji Barat kembali menggeliat sebagai lumbung pangan daerah.[]










