Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini prakiraan cuaca di Aceh.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM, Amat Komi mengatakan peringatan dini cuaca di wilayah Aceh untuk periode 30 Oktober hingga 1 November 2025.
Menurut Amat Komi, secara umum cuaca di wilayah Aceh dalam tiga hari ke depan dominan cerah dan cerah berawan. Namun, sebagian wilayah masih berpotensi diguyur hujan dan angin kencang.
“Kondisi cuaca saat ini secara umum cerah berawan hingga berawan,” kata Amat Komi kepada Line1.News, Kamis, 30 Oktober 2025.
Menurut dia, meski secara umum cuaca di Tanah Rencong dominan cerah, namun sebagian wilayah berpotensi hujan deras disertai angin kencang.
“Terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dengan kecepatan angin berkisar antara 5-20 km/jam dengan suhu udara secara umum berkisar antara 22.0 sampai dengan 33.0 derajat celcius,” jelasnya.
Amat menuturkan terpantaunya nilai Dipole Mode yang negatif memicu meningkatnya aktivitas konvektif di wilayah Indonesia bagian barat.
Selain itu, kata dia, terpantau adanya konvergensi dan belokan angin di wilayah Aceh serta suhu muka laut yang hangat di wilayah Perairan Timur Aceh yang dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air.
“Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Aceh,” ungkap Amat.
Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan pada hari ini adalah Aceh Timur, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Aceh Utara, dan Aceh Tenggara.
Selanjutnya, 31 Oktober 2025, yakni Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara.
“Kemudian, pada 1 November 2025, Bireuen, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Tenggara,” ucap dia.
BMKG mengingatkan masyarakat terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang tetus menerus maupun dengan durasi lama.
“Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat di sarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai,” pungkasnya.[]









