BREAKING

HUKUM

Gugatan Lux Optics Ungkap Rencana Apple Akuisisi Halide

Apple dilaporkan berencana akuisisi pengembang aplikasi kamera Halide. Namun, desainer Sebastiaan de With kini tersandung gugatan penyalahgunaan dana dan rahasia dagang.

Dokumen pengadilan terbaru mengungkap ambisi raksasa teknologi Apple yang sempat berencana mengakuisisi Lux Optics, pengembang di balik aplikasi kamera populer Halide. Langkah strategis ini semula ditujukan untuk memperkuat fitur kamera bawaan iPhone agar mampu menyaingi performa kamera profesional pada seri mendatang.

Meskipun akuisisi tersebut batal terlaksana pada musim panas lalu, Apple diketahui tetap memboyong salah satu pendiri sekaligus desainer Lux Optics, Sebastiaan de With, untuk bergabung ke dalam tim desain internal mereka sejak Januari 2026.

Konflik Internal dan Tuduhan Pencurian Kode

Kabar bergabungnya de With ke Apple kini dibayangi oleh gugatan hukum yang diajukan oleh rekan pendirinya, Ben Sandofsky. Berdasarkan laporan The Information, Sandofsky menuduh de With membawa informasi rahasia, termasuk kode sumber (source code) Halide, saat pindah ke Apple.

Gugatan tersebut juga mengungkap alasan pemecatan de With dari Lux Optics pada Desember lalu. De With dituduh menggunakan dana perusahaan sebesar $150.000 (sekitar Rp2,3 miliar) untuk kepentingan pribadi sejak tahun 2022. Hingga saat ini, de With secara tegas membantah seluruh tuduhan tersebut. Meskipun namanya terseret dalam pusaran kasus, Apple sendiri tidak dicantumkan sebagai tergugat dalam perkara ini.

Misi Apple: iPhone 18 Pro Setara Kamera Profesional

Ketertarikan Apple terhadap Lux Optics bukan tanpa alasan. Halide dikenal luas oleh komunitas fotografer karena fitur Project Zero yang memungkinkan pengguna melewati pemrosesan gambar otomatis iPhone guna mendapatkan kontras dan bayangan yang lebih natural.

Dokumen pengadilan menyebutkan bahwa peningkatan aplikasi Kamera bawaan merupakan “prioritas utama” perusahaan saat ini. Apple menargetkan iPhone 18 Pro untuk memiliki fitur-fitur canggih yang setara dengan kamera kelas profesional.

Bocoran Desain: iPhone 18 Pro Tanpa ‘Pill-Shape’

Seiring dengan kabar sengketa hukum ini, rumor mengenai spesifikasi iPhone 18 Pro kian memanas. YouTuber teknologi ternama, Jon Prosser, mengklaim bahwa Apple akan melakukan perombakan desain besar-besaran pada layar perangkat tersebut:

Relokasi Dynamic Island: Apple diprediksi akan menggeser Dynamic Island dari tengah ke sudut kiri atas layar.

Punch-Hole & Under-Display: Desain pill-shaped yang ikonik kemungkinan akan digantikan oleh lubang kecil (punch-hole) untuk kamera depan, sementara sensor Face ID akan diletakkan di bawah permukaan layar (under-display).

Transformasi ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya fokus pada perangkat lunak melalui perekrutan talenta dari Halide, tetapi juga pada estetika perangkat keras untuk memberikan pengalaman visual yang lebih luas dan imersif bagi penggunanya.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts