SEANTERONEWS.com – Raksasa perlengkapan olahraga dunia, Nike, baru saja membuktikan bahwa posisinya sebagai pemimpin pasar masih sulit tergoyahkan. Dalam laporan keuangan kuartalan terbaru yang dirilis Kamis (18/12/2025), Nike sukses mencatatkan pendapatan yang melampaui ekspektasi para analis Wall Street.
Permintaan Tangguh di Tengah Ketidakpastian Meskipun dihantam isu perlambatan ekonomi global dan persaingan ketat dari brand-brand baru, Nike berhasil mencatatkan pendapatan sebesar $11,4 miliar untuk kuartal kedua, sedikit di atas prediksi rata-rata analis yang mematok angka $11,35 miliar.
Keberhasilan ini didorong oleh permintaan yang tetap tangguh di Amerika Utara dan momentum yang membaik di pasar China. Selain itu, strategi Nike untuk kembali fokus pada inovasi produk sepatu lari dan memperkuat hubungan dengan mitra ritel fisik mulai membuahkan hasil manis.
Transisi Kepemimpinan dan Strategi Baru Hasil positif ini muncul di saat yang krusial bagi Nike, yang saat ini berada di bawah kepemimpinan CEO baru, Elliott Hill. Sejak menjabat, Hill fokus pada “menghidupkan kembali” semangat inovasi perusahaan dan memperbaiki hubungan dengan toko-toko olahraga yang sempat terabaikan akibat strategi penjualan langsung (direct-to-consumer) yang terlalu agresif di masa lalu.
Optimisme Investor Meningkat Pasca pengumuman ini, saham Nike (NKE.N) sempat mengalami kenaikan tipis di perdagangan after-hours. Para investor melihat hasil ini sebagai sinyal bahwa strategi turnaround (pemulihan) yang dijalankan manajemen mulai bekerja. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menghadapi persaingan dari merek seperti On dan Hoka yang semakin populer di kalangan pelari.[]











