OTOMOTIF

Adu Irit Honda BeAT vs Yamaha Mio M3, Siapa yang Lebih Hemat BBM?

Jakarta — Persaingan skuter matik (skutik) bermesin kecil di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan desain dan fitur, tetapi juga efisiensi bahan bakar. Honda BeAT dan Yamaha Mio M3 menjadi dua model yang menarik dibandingkan, terutama bagi konsumen yang membutuhkan sepeda motor untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Keduanya sama-sama mengusung mesin satu silinder berpendingin udara dengan sistem bahan bakar injeksi. Meski demikian, kapasitas mesin yang ditawarkan berbeda, begitu juga dengan tenaga dan karakter performanya.

Honda BeAT dibekali mesin 109,5 cc SOHC berteknologi eSP dan sistem injeksi PGM-FI. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 6,6 kW atau sekitar 9 PS pada 7.500 rpm, serta torsi puncak 9,2 Nm pada 6.000 rpm.

Karakter tersebut sejalan dengan peruntukan Honda BeAT sebagai skutik untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi, menyebut BeAT telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dalam menemani berbagai aktivitas harian.

“Tanpa menghilangkan nilai utama Honda BeAT sebagai skutik yang gesit, irit, aman, dan nyaman,” ujar Octavianus dalam situs resmi AHM yang dilihat Sabtu (31/10/2026).

Sementara itu, Yamaha Mio M3 mengandalkan mesin Blue Core berkapasitas 124,96 cc. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 7 kW pada 8.000 rpm, sedangkan torsi puncaknya sebesar 9,6 Nm pada 5.500 rpm.

Yamaha memosisikan Mio M3 sebagai skutik yang menyasar anak muda dengan kebutuhan mobilitas harian. Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Rifki Maulana, menyebut Mio M3 mampu mendukung mobilitas harian dengan karakter sporty dan ekspresif.

“Selalu dapat diandalkan sebagai skutiknya para anak muda,” ujar Rifki .

Dari spesifikasi tersebut, Mio M3 memiliki kapasitas mesin dan tenaga lebih besar dibandingkan Honda BeAT. Namun, perbedaan kapasitas mesin tidak serta-merta menentukan tingkat efisiensi bahan bakar.

Adu Irit Honda BeAT vs Yamaha Mio M3

Beralih ke konsumsi bahan bakar, Honda mengklaim BeAT mampu mencatatkan efisiensi hingga 60,6 km/liter berdasarkan pengujian dengan metode Worldwide Motorcycle Test Cycle (WMTC).

Sementara itu, Yamaha mencantumkan estimasi konsumsi BBM Mio M3 mencapai sekitar 62 km/liter dalam informasi yang dipublikasikan melalui situs resminya.

Jika hanya melihat angka tersebut, Yamaha Mio M3 unggul sekitar 1,4 km/liter dibandingkan Honda BeAT. Namun, perbedaan ini belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa Mio M3 pasti lebih irit dalam penggunaan sehari-hari.

Pasalnya, kedua angka tersebut tidak disertai keterangan bahwa pengujian dilakukan menggunakan metode, kondisi jalan, dan parameter yang sama. Konsumsi BBM aktual juga dipengaruhi kepadatan lalu lintas, beban pengendara, kondisi kendaraan, tekanan ban, hingga gaya berkendara.

Artinya, angka konsumsi dari pabrikan lebih tepat dijadikan referensi awal, bukan jaminan hasil yang akan diperoleh setiap pengguna.

Perbandingan Harga Honda BeAT vs Yamaha Mio M3

Selain konsumsi BBM, harga pembelian juga menjadi pertimbangan sebelum menentukan pilihan.

Mengacu pada harga rekomendasi OTR Jakarta, Honda BeAT tipe CBS dipasarkan Rp19.155.000. Sementara Yamaha Mio M3 125 dibanderol Rp18.905.000.

Dengan demikian, terdapat selisih sekitar Rp250.000. Yamaha Mio M3 memiliki harga rekomendasi lebih rendah dibandingkan Honda BeAT tipe CBS.

Harga tersebut dapat berubah mengikuti kebijakan dealer, wilayah penjualan, dan program penjualan yang sedang berlangsung.

Pada akhirnya, adu irit Honda BeAT vs Yamaha Mio M3 memperlihatkan bahwa keduanya memiliki klaim efisiensi yang relatif berdekatan. Mio M3 unggul tipis berdasarkan angka estimasi konsumsi BBM Yamaha, sekaligus memiliki harga rekomendasi lebih rendah.

Namun, menentukan motor paling hemat tidak cukup hanya berdasarkan klaim pabrikan. Pengujian langsung dengan rute, beban, dan gaya berkendara yang sama diperlukan untuk mengetahui perbedaan konsumsi BBM secara lebih objektif.(*)

image_print

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts