SEANTERONEWS.com – Harga emas di Indonesia kembali mengalami penurunan selama empat hari berturut-turut. Pada Jumat (31/10/2025), produk cetakan Galeri 24 dan UBS yang dikelola Pegadaian masing-masing turun ke Rp 2.391.000 per gram untuk Galeri 24 dan Rp 2.386.000 per gram untuk UBS.
Penurunan harga ini terjadi akibat koreksi pasar jangka pendek yang berlanjut sejak awal pekan. Kondisi tersebut membuat banyak investor dan konsumen bersikap waspada, namun sebagian melihatnya sebagai momentum untuk membeli emas di harga yang lebih rendah.
Produk Galeri 24 kini dijual mulai dari ukuran 0,5 gram seharga Rp 1.254.000, 2 gram Rp 4.709.000, 5 gram Rp 11.688.000, dan 10 gram Rp 23.312.000. Sementara itu, produk UBS tersedia mulai 0,5 gram dengan harga Rp 1.290.000, 2 gram Rp 4.735.000, dan 10 gram mencapai Rp 23.273.000.
Meski penurunan hanya sekitar Rp 2.000 per gram dibanding hari sebelumnya, tren turun empat hari berturut-turut menunjukkan adanya tekanan dari kondisi pasar global maupun domestik. Faktor seperti pergerakan dolar AS, inflasi, dan kebijakan suku bunga turut memengaruhi harga logam mulia ini.
Pihak Pegadaian mencatat bahwa harga emas Antam belum diperbarui pada hari tersebut, sehingga masyarakat belum mendapatkan acuan harga resmi untuk produk tersebut. Hal ini membuat banyak pembeli beralih ke Galeri 24 dan UBS sebagai alternatif investasi emas batangan.
Analis pasar menilai bahwa penurunan harga emas saat ini bisa menjadi peluang bagi investor jangka panjang untuk menambah portofolio. Emas masih dianggap sebagai instrumen lindung nilai yang aman terhadap ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar.
Namun, bagi pembeli ritel yang menjadikan emas sebagai tabungan, penurunan harga bukan jaminan bahwa nilai akan segera naik kembali. Risiko tetap ada jika tekanan global terhadap komoditas berlanjut, terutama dengan potensi kenaikan suku bunga dan penguatan dolar.
Masyarakat disarankan untuk tetap berhati-hati dan membandingkan harga antar toko emas sebelum melakukan pembelian. Selisih harga antar produk dan ukuran dapat memengaruhi keuntungan investasi dalam jangka panjang.
Dengan kondisi pasar yang masih fluktuatif, investor diharapkan terus memantau perkembangan harga emas setiap hari. Membeli di waktu yang tepat dapat memberikan keuntungan maksimal, terutama bagi mereka yang menjadikan emas sebagai investasi jangka panjang.[]










