BREAKING

INTERNASIONALNASIONAL

Harga Emas Global Anjlok, Apa Penyebabnya?

 

Pada Kamis (23/10/2025), harga emas di pasar global mengalami penurunan tajam — anjlok hingga sekitar US$ 4.054 per troy ounce, atau turun 1,7% dari sebelumnya.

Penyebab Utama

Beberapa faktor utama yang mendorong penurunan ini antara lain:

  • Penguatan Dolar AS (USD) — karena emas dihargakan dalam dolar, ketika dolar menguat maka emas menjadi lebih mahal bagi pengguna mata uang lain sehingga daya tariknya menurun.
  • Pengambilan keuntungan (profit taking) — setelah harga emas sempat mencetak rekor tertinggi, banyak investor memutuskan me-real-kan keuntungan, yang memicu aksi jual.
  • Kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) — emas tidak menghasilkan bunga, maka saat suku bunga AS berpotensi dipertahankan tinggi atau naik, instrumen berbunga seperti obligasi menjadi lebih menarik, dan emas kehilangan daya tariknya.
  • Meningkatnya optimisme pasar global / selera risiko — ketika kondisi ekonomi atau geopolitik dirasa membaik, investor umumnya beralih dari “aset aman” seperti emas ke aset yang lebih berisiko seperti saham, mengurangi permintaan emas.

Dampak di Indonesia

Penurunan harga emas global ini langsung berdampak pada pasar domestik Indonesia. Contohnya, harga emas milik PT Antam Tbk (Emas Antam) dilaporkan turun sekitar Rp 177.000 per gram.

Catatan Penting

  • Meski terjadi penurunan signifikan, emas masih dianggap sebagai aset safe-haven dan potensi kenaikan kembali tetap ada jika muncul gejolak ekonomi, politik, atau krisis baru.
  • Dari segi teknis, analis memperingatkan bahwa tekanan jual masih kuat dan ada kemungkinan harga emas global bergerak ke level psikologis US$ 4.000.[]
image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts