JAKARTA — Dunia otomotif tidak hanya berkaitan dengan kendaraan dan olahraga balap. Mobil serta profesi yang berada di baliknya juga kerap menjadi bagian dari cerita industri perfilman.
Pada akhir 2026, dua film terbaru menghadirkan sisi berbeda dari dunia tersebut, mulai dari kehidupan mekanik mobil balap hingga profesi stuntman di Hollywood.
Kedua film tersebut adalah Drive The Pretenders dan The Further Mis-Adventures of Cliff Booth. Meski memiliki genre cerita berbeda, keduanya memperlihatkan bagaimana kendaraan dan aktivitas otomotif dapat menjadi bagian penting dalam sebuah produksi film.
Drive The Pretenders merupakan film drama produksi Jerman yang mulai tersedia melalui Prime Video pada 28 Oktober 2026. Ceritanya berpusat pada Sarah Jenkins, seorang mekanik mobil balap yang diperankan Lisa-Marie Koroll, serta Dante Annunziata, pembalap terkenal yang dimainkan Amin Baahmed.
Dalam ceritanya, Sarah berpura-pura bertunangan dengan Dante untuk membantu memperbaiki reputasi sang pembalap. Namun, di balik kesepakatan tersebut, Sarah memiliki ambisi untuk mendapatkan kesempatan menjadi pembalap.
Unsur otomotif dalam film ini tidak hanya hadir melalui cerita. Produksinya juga melibatkan sejumlah kendaraan Mercedes-Benz dan Mercedes-AMG, termasuk dua unit mobil balap Mercedes-AMG GT3.
Mercedes-AMG GT3 merupakan mobil yang dikembangkan untuk kebutuhan kompetisi motorsport. Kendaraan ini menggunakan mesin V8 naturally aspirated berkapasitas 6.208 cc, dengan tenaga sekitar 550 PS dan torsi 650 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi balap sekuensial enam percepatan.
Selain mobil balap tersebut, produksi film juga melibatkan sejumlah kendaraan lain, di antaranya Mercedes-AMG GT 63 PRO 4MATIC+, Mercedes-AMG SL 63 S E PERFORMANCE, Mercedes-Benz V-Class V 300 d, dan Mercedes-Maybach S 680.
Kehadiran berbagai kendaraan tersebut memperlihatkan perbedaan fungsi antara mobil yang disiapkan untuk kompetisi dan kendaraan produksi untuk penggunaan jalan raya.
Film ini juga menempatkan mekanik sebagai bagian penting dalam lingkungan balap, bukan hanya pembalap yang mendapat perhatian.
Sementara itu, The Further Mis-Adventures of Cliff Booth dijadwalkan tayang terbatas di bioskop IMAX global pada 25 November 2026, sebelum tersedia di Netflix pada 23 Desember 2026.
Film garapan David Fincher tersebut kembali menghadirkan Brad Pitt sebagai Cliff Booth, karakter stuntman yang sebelumnya muncul dalam Once Upon a Time in Hollywood.
Ceritanya mengambil latar Los Angeles pada 1977 dan mengikuti kehidupan Cliff di lingkungan industri perfilman.
Berbeda dengan film sebelumnya, produksi ini lebih mengarah pada cerita kriminal dan kehidupan di balik Hollywood.
Meski bukan film otomotif, profesi stuntman memiliki hubungan erat dengan penggunaan kendaraan, terutama ketika produksi melibatkan adegan kejar-kejaran, manuver ekstrem, hingga tabrakan.
Adegan semacam itu membutuhkan perencanaan dan keterampilan khusus. Pelaksanaannya melibatkan pengarah aksi, pengemudi profesional, serta tim teknis yang memastikan kendaraan dan seluruh rangkaian adegan dapat dikendalikan selama proses pengambilan gambar.
Kedua film tersebut memperlihatkan bahwa dunia otomotif memiliki ruang tersendiri dalam industri hiburan. Tidak hanya melalui cerita kompetisi di lintasan balap, tetapi juga lewat profesi mekanik, pembalap, dan stuntman yang bekerja di balik layar.(*)












