OTOMOTIF

Mobil Chery Kembali Jadi Sorotan, Roda Kiri Terlepas di Tengah Jalan Malaysia

Insiden yang melibatkan sebuah mobil Chery kembali menjadi sorotan di Malaysia.
Cetak / PDF

MALAYSIA — Insiden yang melibatkan sebuah mobil Chery kembali menjadi sorotan di Malaysia. Kali ini, sebuah SUV berwarna putih terlihat mengalami masalah pada bagian roda hingga roda sebelah kiri kendaraan terlepas dan berada di sisi jalan North Klang Valley Expressway (NKVE), mengarah ke Setia Alam, pada Sabtu (7/11/2026) sekitar tengah hari waktu Malaysia.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang diunggah akun media sosial Vocket Car Club. Dalam rekaman itu, terlihat sebuah SUV berhenti di tepi jalan dengan kondisi roda kiri yang sudah terlepas dari kendaraan.

Kap mesin mobil juga tampak terbuka, sementara seorang pria terlihat berada tidak jauh dari kendaraan tersebut.

“Kejadian yang berlaku di NKVE Hala Setia Alam tengah hari tadi” Tukis keterangan akun instagram @vocketcarclub yang dilihat Sabtu (7/11/2026).

Namun, belum diketahui secara pasti tipe mobil Chery yang mengalami kejadian tersebut. Begitu pula dengan penyebab roda terlepas, apakah berkaitan dengan kerusakan komponen, benturan, atau faktor teknis lainnya.

Belum ada keterangan resmi dari Chery Malaysia maupun otoritas setempat mengenai kronologi dan penyebab kejadian.

Karena itu, insiden ini masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor yang menyebabkan roda kendaraan terlepas.

Beragam komentarpun membanjiri video yangenjadi sorotan tersebut. Salah satu akun menyebut, kalau sebelumnya Omoda 5, kali ini Tiggo Cross.

“Its was Omoda 5, now Tiggo Cross haiyaa” tulos akun @alanhood***

Akun lain juga turut mengomentari yang menyebut jika harga mobil tersebut tidak murah, paling murah RM88. 000 .

“Mobil Cina ini, ban bannya terus lepas, mobil ini tidak murah, paling murah RM88 K” tulis akun @ainuddin_pfff****.

Rentetan kejadian dalam beberapa waktu terakhir

Insiden di NKVE ini muncul tidak lama setelah sebuah Chery Omoda 5 mengalami kejadian serupa di Johor Bahru pada 6 Oktober 2026. Ketika itu, rangkaian suspensi belakang beserta kedua roda kendaraan terlihat terlepas dari bodi mobil saat berada di Jalan Pandan, dekat AEON Mall Tebrau City.

Kejadian tersebut mendapat perhatian otoritas transportasi Malaysia. Jabatan Pengangkutan Jalan (JPJ) kemudian menangguhkan persetujuan tipe kendaraan atau Vehicle Type Approval (VTA) Omoda 5 serta menghentikan sementara pendaftaran unit baru untuk model tersebut selama proses pemeriksaan teknis berlangsung.

Pada 11 Oktober 2026, Chery Auto Malaysia mengumumkan kampanye penarikan kembali atau recall terhadap Omoda 5 varian C dan H. Pemeriksaan serta penggantian komponen yang terdampak dilakukan apabila diperlukan tanpa biaya bagi konsumen.

JPJ juga menyampaikan rencana audit teknis terhadap proses produksi dan perakitan, termasuk sistem pengendalian kualitas, prosedur pemeriksaan sambungan las, serta komponen terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi risiko keselamatan dapat diidentifikasi dan ditangani.

Bukan pertama kali terjadi

Persoalan pada bagian roda belakang Omoda 5 di Malaysia sebenarnya pernah mencuat pada 2024. Saat itu, Chery melakukan kampanye pemeriksaan terhadap 600 unit kendaraan setelah muncul laporan mengenai komponen poros belakang yang mengalami kerusakan.

Dalam penjelasan teknis pada Mei 2024, Chery mengaitkan persoalan tersebut dengan kesalahan kalibrasi mesin pengelasan pada pemasok komponen. Kondisi itu menyebabkan hasil pengelasan pada sejumlah komponen tidak memenuhi standar yang ditentukan.

Rentetan kejadian tersebut membuat insiden terbaru di NKVE perlu mendapat perhatian. Terlebih, kejadian yang kembali melibatkan roda kendaraan ini muncul dalam rentang waktu yang berdekatan dengan kasus Omoda 5 di Johor Bahru.

Meski demikian, belum ada dasar untuk menyimpulkan bahwa kedua kejadian tersebut memiliki penyebab teknis yang sama. Identitas model, kondisi komponen, riwayat produksi, serta hasil pemeriksaan kendaraan terbaru perlu diketahui terlebih dahulu.

Hingga berita ini disusun, belum ada penjelasan resmi yang memastikan tipe kendaraan maupun penyebab roda kiri terlepas dalam insiden di NKVE pada Sabtu (7/11/2026).

Bagi produsen otomotif, kejadian yang berkaitan dengan keselamatan kendaraan membutuhkan penanganan dan penjelasan yang transparan. Apalagi, ketika insiden serupa kembali menjadi perhatian publik dalam waktu berdekatan, kepastian hasil investigasi menjadi penting untuk memberikan informasi yang jelas kepada konsumen.(*)

✦ Bagaimana perasaan Anda tentang berita ini? 26 reaksi

Prakiraan Cuaca

Sumber: BMKG / Open-Meteo
Banda Aceh 05:00
26° Cerah Berawan
90% 4.9 km/j
Medan 05:00
24° Hujan Ringan
97% 5.2 km/j
Jakarta Pusat 06:00
25° Cerah
64% 4.7 km/j
Cari & pilih kota untuk melihat cuaca. Data di-cache agar ringan.

Related Posts