BREAKING

ACEH

Kunker Tim Wasev TMMD Ke-129 Disambut Hangat Forkopimda Kabupaten Pidie

Ketua Tim Wasev PJO TMMD Brigjen TNI Bambang Sulistyo tinjau progres TMMD Ke-129 di Pidie demi pastikan pembangunan tepat sasaran.

PIDIE – Guna memastikan seluruh sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 berjalan efektif, berkualitas, dan tepat guna, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Penanggung Jawab Operasional (PJO) TMMD melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pidie, Rabu (5/8/2026). Ketua Tim Wasev PJO TMMD, Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., hadir langsung di Makodim 0102/Pidie untuk meninjau perkembangan proyek di lapangan.

Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pidie, termasuk perwakilan Pemerintah Kabupaten, Polres Pidie, serta pimpinan Kodim 0102/Pidie. Kunjungan ini merupakan agenda vital untuk mengevaluasi setiap tahapan pembangunan di Desa Lhok Panah, Kecamatan Sakti, agar hasil akhirnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Brigjen TNI Bambang Sulistyo menegaskan bahwa TMMD merupakan model pembangunan lintas sektoral yang paling efektif di wilayah pedesaan. Keberhasilannya tidak hanya bertumpu pada kehadiran TNI, tetapi juga keterlibatan aktif pemerintah daerah, Polri, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat adat.

“TMMD adalah program strategis yang mengintegrasikan berbagai elemen bangsa. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Brigjen TNI Bambang dalam arahannya.

Ia merinci bahwa pelaksanaan TMMD Ke-129 ini mengawinkan sasaran fisik dan nonfisik. Mulai dari pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan sumur bor, hingga rehabilitasi rumah warga (RTLH) dan program edukasi kesehatan serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain meninjau progres fisik, Ketua Tim Wasev juga berpesan agar hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dirawat dengan baik oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan TMMD bukan diukur dari selesainya proyek, melainkan dari sejauh mana masyarakat merasa memiliki dan mampu memelihara fasilitas tersebut sebagai aset bersama.

“Apa yang dibangun hari ini adalah milik masyarakat. Kami titipkan hasil pembangunan ini untuk dirawat bersama agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang, bahkan oleh generasi mendatang,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim menerima paparan perkembangan terkini dari Wakil Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie, Mayor Cpl Hendri Anto. Laporan tersebut mencatat progres positif pada berbagai sasaran fisik dan nonfisik, yang terus didorong penyelesaiannya agar sesuai target waktu.

Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Efendi, S.Sos., M.Kes., memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi TNI. Menurutnya, program TMMD menjadi solusi konkret dalam mengatasi keterbatasan pembangunan di daerah terpencil dan tertinggal.

Kehadiran Tim Wasev ini diharapkan dapat semakin memacu semangat personel Satgas TMMD untuk menuntaskan setiap sasaran dengan hasil maksimal. Sinergi yang terjalin erat antara TNI dan rakyat di Desa Lhok Panah menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi ruh utama dalam membangun Indonesia dari desa.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts