JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, menegaskan bahwa fondasi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak dapat dibangun sekadar melalui retorika atau janji-janji belaka.
Kepercayaan publik harus dibuktikan secara nyata melalui kinerja konkret, terutama dalam bentuk pelayanan publik yang cepat, mudah diakses, transparan, responsif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Afriansyah Noor saat memberikan sambutan kunci pada acara Anugerah Kinerja Unggul dan Tata Kelola Layanan Publik Warta Kota Awards 2026 di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Menurut Wamenaker, pelayanan publik adalah representasi paling nyata dari kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak warga negaranya. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan menjadi salah satu indikator utama dan tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam membangun legitimasi serta kepercayaan publik (public trust).
“Pelayanan publik merupakan wajah nyata negara di hadapan masyarakat. Kepercayaan publik tidak dibangun melalui janji, melainkan melalui bukti berupa pelayanan yang cepat, mudah, transparan, responsif, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Afriansyah di hadapan para pimpinan lembaga dan kepala daerah yang hadir.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) saat ini bukan lagi sekadar kewajiban administratif semata. Lebih dari itu, good governance telah menjadi fondasi mutlak untuk menciptakan institusi pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berintegritas di tengah berbagai tantangan zaman.
Di era disrupsi teknologi dan perubahan sosial-ekonomi yang dinamis, setiap institusi pemerintah dituntut untuk melakukan transformasi secara berkelanjutan. Afriansyah menambahkan, inovasi dalam pelayanan harus berjalan beriringan dengan penguatan integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN).
Komitmen Transformasi Layanan Kemnaker
Sebagai wujud komitmen nyata dalam menghadirkan pemerintahan yang melayani, Afriansyah mengungkapkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus melakukan berbagai pembenahan. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem layanan ketenagakerjaan yang semakin modern, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas, baik pekerja maupun pemberi kerja.
Transformasi tersebut diimplementasikan melalui beberapa pilar strategis, di antaranya penguatan digitalisasi layanan publik, peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur, penyempurnaan tata kelola birokrasi yang lebih ramping dan lincah, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders).
“Transformasi pelayanan publik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menghadirkan layanan ketenagakerjaan yang semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenaker Afriansyah Noor juga memberikan apresiasi tinggi kepada media Warta Kota yang secara konsisten menyelenggarakan ajang penghargaan bagi institusi dengan kinerja unggul.
Ia berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol pencapaian, melainkan menjadi katalisator dan pemacu semangat bagi seluruh penyelenggara layanan publik untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan kualitas secara konsisten.
Menutup sambutannya, Wamenaker mengajak seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan dunia usaha untuk bersama-sama membangun budaya kerja yang mengedepankan nilai-nilai integritas, kolaborasi, inovasi, dan berorientasi pada hasil (result-oriented).
“Melalui semangat tersebut, saya yakin kita mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, memperkuat daya saing bangsa, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, inklusif, dan sejahtera,” pungkas Afriansyah.
Sebagai informasi, Warta Kota Awards 2026 merupakan ajang apresiasi bergengsi yang diberikan kepada kepala daerah, pimpinan lembaga, dan berbagai institusi yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan kuat, inovatif, serta menghadirkan program-program berdampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam acara tersebut, Wamenaker Afriansyah Noor turut menyerahkan penghargaan secara simbolis kepada para penerima sebagai bentuk pengakuan atas komitmen mereka dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima.[]









