BREAKING

ACEH

Jemaah Haji Aceh 2026 Nikmati Fasilitas VIP Bandara SIM

Pemprov Aceh memberikan layanan spesial bagi jemaah haji 2026 berupa akses jalur VIP dan garbarata di Bandara Sultan Iskandar Muda untuk kenyamanan maksimal.

BANDA ACEH – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh melakukan terobosan besar dalam meningkatkan pelayanan ibadah haji pada musim keberangkatan tahun 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, seluruh jemaah haji asal Serambi Mekkah kini mendapatkan fasilitas jalur VIP di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM).

Wakil Gubernur Aceh sekaligus Wakil Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Fadhlullah, menyatakan bahwa peningkatan layanan ini merupakan prioritas utama pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu Allah.

Salah satu peningkatan layanan yang paling signifikan tahun ini adalah dibukanya akses fasilitas VIP bandara bagi seluruh jemaah haji tanpa terkecuali. Padahal, pada tahun-tahun sebelumnya, fasilitas eksklusif ini hanya diperuntukkan bagi tamu negara dan pejabat tertentu saja.

Selain jalur VIP, para jemaah juga kini diarahkan melalui garbarata saat memasuki pesawat. Fasilitas ini sangat membantu efisiensi dan kenyamanan proses embarkasi, sehingga para jemaah tidak perlu lagi melalui tangga manual yang melelahkan.

“Kita doakan semua jemaah kita bisa menjalankan ibadahnya dengan nyaman dan aman serta kembali dengan selamat mendapatkan haji yang mabrur,” ujar Fadhlullah pada Senin (4/5/2026).

Layanan VIP ini menjadi sangat krusial mengingat komposisi jemaah haji Aceh tahun ini. Berdasarkan data PPIH, total jemaah haji asal Aceh pada tahun 2026 mencapai 5.426 orang yang terbagi ke dalam 14 kelompok terbang (kloter).

Dari jumlah total tersebut, tercatat sekitar 40 persen merupakan jemaah lanjut usia (lansia). Penggunaan jalur VIP dan garbarata diharapkan dapat meminimalisir kelelahan fisik bagi jemaah lansia sebelum menempuh perjalanan udara menuju Tanah Suci.

Keberangkatan perdana jemaah haji Aceh dijadwalkan berlangsung pada Selasa (5/5/2026). Prosesi pelepasan akan dilakukan setelah waktu Asar, sementara jadwal penerbangan pesawat akan diberangkatkan pada dini hari.

Dengan berbagai inovasi layanan ini, Pemerintah Aceh berharap seluruh rangkaian proses embarkasi dapat berjalan lebih tertib, khidmat, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat Aceh yang menunaikan rukun Islam kelima tahun ini.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts