BREAKING

OTOMOTIF

Bukan Cuma Balapan, Pierre Gasly Incar MotoGP & Bisnis?

Bintang F1 Pierre Gasly ungkap rencana masa depan di luar lintasan. Dari ambisi di MotoGP hingga kecintaan pada Padel, simak sisi lain Gasly di sini!

Banda Aceh – Menjadi pembalap Formula 1 sering kali dianggap sebagai pekerjaan yang menyita seluruh waktu dan energi. Namun, bagi bintang tim Alpine, Pierre Gasly, hidup adalah tentang keseimbangan. Dalam wawancara terbaru yang dilansir Reuters, Gasly menegaskan bahwa dirinya sedang membangun “kehidupan yang lebih luas” di luar kokpit jet darat, mencakup minat besar pada olahraga Padel hingga ambisi masa depan di dunia MotoGP.

Langkah ini menunjukkan tren baru di kalangan pembalap modern yang mulai memikirkan diversifikasi karier dan kesehatan mental di tengah kalender balap F1 yang semakin padat.

Gasly bukan sekadar hobi bermain Padel; ia telah melangkah lebih jauh ke dunia bisnis olahraga ini. Padel, yang merupakan perpaduan antara tenis dan skuas, kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidupnya.

Gasly telah berinvestasi dalam tim Padel profesional, melihat potensi pertumbuhan olahraga ini yang sangat pesat secara global.

Baginya, lapangan Padel adalah tempat untuk melepaskan stres dari tekanan tinggi di lintasan F1.

Mimpi di MotoGP: Ambisi Dua Roda

Hal yang paling mengejutkan dari pengakuannya adalah ketertarikannya pada dunia roda dua. Gasly mengungkapkan kekagumannya pada adrenalin dan teknis membalap di MotoGP.

Meski kecil kemungkinan untuk berpindah haluan sebagai pembalap motor, Gasly mengisyaratkan ketertarikannya untuk terlibat dalam kepemilikan tim atau manajemen di MotoGP di masa depan.

Gasly diketahui memiliki hubungan dekat dengan beberapa bintang MotoGP, yang semakin memperkuat minatnya untuk menjembatani kolaborasi antara komunitas F1 dan motor.

Filosofi “More Life” di Tengah Tekanan F1

Dengan 24 seri balapan dalam satu musim, risiko kelelahan fisik dan mental sangat nyata. Gasly percaya bahwa memiliki gairah di luar pekerjaan utama justru membuatnya menjadi pembalap yang lebih baik.

“F1 adalah hidup saya, tapi bukan satu-satunya hal dalam hidup saya. Memiliki keseimbangan dengan Padel dan minat lain memberi saya perspektif yang lebih segar saat kembali ke lintasan,” ujarnya.

Dampak bagi Citra Atlet Modern

Pendekatan Gasly mencerminkan pergeseran paradigma di mana atlet tidak lagi dituntut untuk menjadi “robot” yang hanya fokus pada satu bidang. Strategi branding pribadi yang beragam ini juga terbukti sangat menarik bagi sponsor dari berbagai industri, mulai dari gaya hidup hingga teknologi olahraga.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts