Banda Aceh – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pengguna setia ekosistem wearable Samsung. Laporan terbaru mengungkapkan adanya bug teknis yang menyerang perangkat Samsung Galaxy Watch, yang menyebabkan fitur “Do Not Disturb” (Jangan Ganggu) tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Masalah ini dilaporkan mengganggu sinkronisasi antara jam tangan pintar dan smartphone pengguna, menyebabkan notifikasi tetap masuk dan bergetar meskipun mode senyap telah diaktifkan.
Gangguan ini mulai viral setelah sejumlah pengguna mengeluhkan tidur atau rapat mereka terganggu oleh suara notifikasi dari pergelangan tangan. Berdasarkan investigasi, bug ini tampaknya memutus rantai komunikasi antara pengaturan di ponsel Galaxy dan jam tangan.
Seharusnya, saat pengguna mengaktifkan mode “Do Not Disturb” di ponsel, Galaxy Watch akan mengikuti secara otomatis. Namun, dengan adanya bug ini, jam tangan tetap dalam mode aktif, membiarkan panggilan telepon, pesan WhatsApp, hingga email masuk dengan suara penuh.
Meskipun Samsung belum merilis daftar resmi perangkat yang terdampak, laporan di berbagai forum teknologi menunjukkan bahwa masalah ini muncul pada pembaruan perangkat lunak terbaru.
Gagal Sinkronisasi: Pengaturan jadwal “Do Not Disturb” otomatis di ponsel tidak terbaca oleh jam tangan.
Gangguan Tidur: Pengguna melaporkan sensor deteksi tidur tidak mampu membungkam notifikasi masuk.
Masalah Baterai: Notifikasi yang terus masuk secara tidak langsung menguras daya baterai perangkat lebih cepat dari biasanya.
Sembari menunggu Samsung meluncurkan patch perbaikan resmi, para ahli teknologi menyarankan beberapa langkah mitigasi mandiri bagi pemilik Galaxy Watch:
-
Aktivasi Manual: Aktifkan mode “Do Not Disturb” secara terpisah langsung melalui menu pengaturan di jam tangan (bukan melalui ponsel).
-
Reset Koneksi: Coba putuskan dan hubungkan kembali (unpair and repair) perangkat melalui aplikasi Galaxy Wearable.
-
Cek Update: Pastikan aplikasi Galaxy Wearable dan perangkat lunak jam tangan berada di versi paling mutakhir yang tersedia di Galaxy Store.
Pihak Samsung dilaporkan sudah menyadari kendala ini dan tengah mengusahakan perbaikan melalui pembaruan firmware dalam waktu dekat. Bagi pengguna yang sangat bergantung pada fitur ini untuk produktivitas, disarankan untuk lebih teliti mengecek status perangkat sebelum memulai aktivitas penting.[]










