BREAKING

NASIONAL

Korupsi Noel Ebenezer Dinilai “Primitif”, Pakar Sindir Modus Tak Cerdas

seanteronews.com, 28 Agustus 2025 – Pakar politik Ikrar Nusa Bhakti menyoroti pola korupsi yang dilakukan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, sebagai tindakan yang “sangat primitif”. Ikrar menyindir bahwa modus meminta uang dengan cara terang-terangan, seperti lewat transfer, justru memudahkan jejak penyelidikan oleh KPK.

Menurut Ikrar, jika Noel benar-benar cerdas, seharusnya aliran dana dilakukan secara lebih tersembunyi—tanpa rekam jejak jelas. Tapi kenyataannya, Noel menerima uang dari Irvian Bobby Mahendro yang disebut sebagai “sultan” di Kemnaker—dengan metode transfer—sehingga mudah terendus oleh penyidik.

KPK menyatakan bahwa Noel bukan hanya mengetahui praktik pemerasan sertifikat K3 di Kemenaker, namun juga membiarkan dan bahkan meminta bagian dari hasil uang pemerasan itu. Uang sebesar Rp 3 miliar yang diduga digunakan untuk renovasi rumah dan motor Ducati Scrambler Nightshift menjadi bukti nyata dari pola korupsi tersebut.

Separuh periode menjabat sebagai Wamenaker sejak Oktober 2024, Noel langsung terjerat kasus korupsi—padahal sebelumnya pernah menyerukan hukuman mati bagi koruptor, sebuah paradoks yang mencuri perhatian publik. Penetapan tersangka ini menegaskan bahwa integritas pejabat seharusnya konsisten, bukan justru tumbang di tengah kekuasaan.

Kasus Noel Ebenezer pun menjadi momentum bagi pemerintah dan KPK untuk memperkuat sinergi pemberantasan korupsi. Presiden Prabowo Subianto telah memberhentikan Noel secara resmi, sementara masyarakat dan buruh menuntut agar praktik seperti ini menjadi pelajaran untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pejabat di pemerintahan.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts