BANDA ACEH – Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) menggelar upacara tradisi korps satuan dalam rangka menyambut kedatangan Brigadir Jenderal TNI Ali Imran sebagai Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) yang baru. Rangkaian upacara kehormatan tersebut berlangsung khidmat di lingkungan Markas Kodam IM, Banda Aceh, Jumat (30/10/2026).
Penyambutan ini menyelaraskan tata laksana protokoler militer dengan kearifan lokal masyarakat Aceh. Setibanya di gerbang markas kesatrian, Brigjen TNI Ali Imran bersama sang istri, Ny. Dini Ali Imran, disambut melalui ritual adat peusijuk (tepung tawar). Prosesi budaya khas Tanah Rencong tersebut sarat akan makna filosofis doa keselamatan, permohonan berkah, serta keteguhan batin dalam mengemban amanah memimpin satuan teritorial.
Usai ritual kultural, pejabat anyar nomor dua di Kodam IM ini menerima laporan dan penghormatan militer regu jaga Pos 1 Makodam IM melalui prosesi Hormat Jajar. Tradisi ini menjadi simbol kesiapsiagaan prajurit sekaligus legitimasi formal penyerahan mandat operasional staf komando kewilayahan.
Suasana kian berwibawa manakala Brigjen TNI Ali Imran beserta istri melintasi barisan kehormatan prajurit Sanggamara. Iringan derap langkah yang diiringi lantunan Mars Iskandar Muda menggema di sekeliling lapangan upacara, memancarkan atmosfer kebanggaan satuan, loyalitas hierarkis, serta soliditas yang terpelihara erat.
Rangkaian penyambutan tradisi korps semacam ini bukan sekadar seremoni kedinasan rutin. Bagi prajurit Kodam IM, prosesi ini merupakan sarana pewarisan nilai-nilai kejuangan luhur, penempaan jiwa korsa (esprit de corps), serta penguatan komitmen disiplin militer demi mendukung terlaksananya tugas pokok TNI Angkatan Darat secara optimal.
Mengemban tongkat estafet kepemimpinan sebagai Kasdam IM, Brigjen TNI Ali Imran diharapkan dapat mengonsolidasikan kinerja seluruh jajaran staf Kodam Iskandar Muda, memacu profesionalitas prajurit matra darat di lapangan, serta memperkokoh sinergi pertahanan bersama komponen bangsa demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Aceh.











