TEKNOLOGI

Perang Dingin Ponsel Lipat: Samsung Luncurkan Kampanye Satir Gaet ‘Tim Cook’ demi Bendung iPhone Duo

Samsung merespons peluncuran iPhone Duo lewat kampanye iklan parodi yang menghadirkan sosok bernama Tim Cook untuk mempromosikan Galaxy Z Fold 8.

SEANTERONEWS.com – Dinamika persaingan di industri gawai premium langsung membara sesaat setelah Apple secara resmi memperkenalkan ponsel layar lipat pertamanya, iPhone Duo. Tak butuh waktu lama, rival abadinya, Samsung, segera melancarkan serangan pemasaran jenaka namun menohok dengan merilis video promosi yang menampilkan sosok bernama “Tim Cook” tengah memuji keunggulan Galaxy Z Fold 8.

Namun, bintang dalam video tersebut bukan mantan Chief Executive Officer (CEO) Apple yang legendaris, melainkan seorang warga biasa bernama identik yang berdomisili di Palmerston North, Selandia Baru.

Tampil dengan kacamata berbingkai khas serta busana yang menyerupai gaya panggung petinggi Apple, Tim Cook asal Selandia Baru tersebut membuka ulasannya dengan logat santai. Ia secara terbuka menirukan diksi-diksi hiperbolis yang kerap digunakan Apple dalam setiap peluncuran produknya.

“Perangkat ini adalah perpaduan terbaik dari dua dunia. Ini ponsel terbaik yang pernah saya gunakan. Anda boleh mengutip pernyataan saya ini: Tim Cook dari Palmerston North,” ujarnya dalam tayangan iklan tersebut.

Manuver Kilat Pascadebut iPhone Duo

Kampanye bernada provokatif ini digulirkan Samsung ke berbagai kanal media sosial hanya berselang 24 jam setelah Apple membuka selubung iPhone Duo perangkat lipat yang telah menjadi rumor selama bertahun-tahun dan langsung memicu kegemparan di kalangan pencinta teknologi.

Strategi sindiran terbuka semacam ini telah lama menjadi ciri khas Samsung guna menegaskan posisinya sebagai pelopor di segmen ponsel fleksibel. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut telah mengomersialisasikan lini Galaxy Fold sejak 2019, memberi mereka modal rekayasa perangkat keras dan pematangan teknologi engsel selama bertahun-tahun dibanding sang kompetitor.

Di sisi lain, Apple yang kini dinakhodai CEO John Ternus memandang debut lipat perdananya dengan rasa percaya diri tinggi. Ternus bahkan mendefinisikan kehadiran iPhone Duo sebagai transformasi paling revolusioner dalam silsilah sejarah iPhone sejak Steve Jobs merilis generasi pertama hampir dua dekade silam.

Berebut Ceruk Pasar 2 Persen dengan Banderol Selangit

Di balik saling sindir di ranah promosi, kedua perusahaan teknologi ini sejatinya tengah bertaruh untuk memperluas pasar yang relatif masih sangat sempit. Riset pasar dari Counterpoint Research mencatat bahwa hingga saat ini, populasi ponsel layar lipat baru menguasai sekitar 2 persen dari total penjualan ponsel pintar secara global.

Sejumlah analis meyakini keterlibatan Apple di segmen ini berpotensi menjadi akselerator utama yang mendorong laju adopsi ponsel lipat ke pasar arus utama. Namun, baik Galaxy Z Fold 8 maupun iPhone Duo menghadapi tantangan komersial yang identik: penetapan harga yang teramat mahal.

Dengan banderol di kisaran 2.000 dolar AS (setara Rp30 jutaan lebih), faktor harga diprediksi tetap menjadi batu sandungan terbesar bagi konsumen luas untuk beralih ke format gawai lipat, terlepas dari seberapa cerdas taktik pemasaran yang dilancarkan kedua kubu.[]

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts