JAKARTA – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan penghargaan prestisius berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLB OMSP) kepada dua prajurit berdedikasi. Anugerah ini diberikan kepada Sersan Dua (Serda) Irfan Farhan dari Yonif 112/DJ dan Prajurit Dua (Prada) Donni Pinto Harahap dari Yonarmed 17/RC atas tindakan heroik yang mereka lakukan demi menjaga martabat simbol negara.
Prosesi penganugerahan berlangsung khidmat di Aula Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Kamis (20/8/2026). Atas tindakan patriotisme tersebut, Serda Irfan Farhan kini resmi dinaikkan pangkatnya menjadi Sersan Satu (Sertu), sementara Prada Donni Pinto Harahap dinaikkan pangkatnya menjadi Prajurit Satu (Pratu).
Penghargaan ini merupakan respons negara atas keberanian kedua prajurit tersebut saat berhasil menurunkan bendera Bulan Bintang dan menggantinya dengan Bendera Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026) lalu. Tindakan mereka dinilai sebagai aksi spontan yang mencerminkan jiwa patriotisme murni serta komitmen teguh dalam mempertahankan kedaulatan serta kehormatan simbol negara di ruang publik.
Kapuspen TNI, Mayjen Muhammad Nas, menyatakan bahwa penganugerahan pangkat luar biasa ini adalah bentuk apresiasi konkret pimpinan TNI atas dedikasi dan keberanian prajurit. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bagian dari program reward bagi personel yang telah menunjukkan prestasi luar biasa di luar tugas tempur konvensional.
“Ini adalah apresiasi luar biasa dari negara dan pimpinan TNI kepada prajurit yang berprestasi baik. Tindakan mereka adalah wujud nyata jiwa patriotisme dalam menjaga kehormatan simbol negara,” ujar Mayjen Muhammad Nas dalam keterangan resmi.
Pemberian KPLB OMSP menjadi bukti bahwa TNI tetap menjunjung tinggi semangat pengabdian dan keberanian di lapangan. Bagi institusi militer, tindakan yang dilakukan oleh Sertu Irfan dan Pratu Donni bukan sekadar aksi fisik, melainkan penegasan akan keteguhan nilai-nilai kebangsaan yang tertanam dalam diri setiap prajurit.
Keberhasilan kedua prajurit ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel TNI lainnya di seluruh penjuru tanah air. Dengan penghargaan ini, TNI menunjukkan bahwa setiap pengabdian yang tulus dan berani dalam membela martabat bangsa akan selalu mendapatkan apresiasi yang setimpal dari institusi.
Semangat yang ditunjukkan oleh kedua prajurit tersebut menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa bahwa menjaga keutuhan serta kehormatan NKRI adalah tugas yang memerlukan dedikasi tanpa pamrih. Negara melalui TNI akan terus hadir memberikan penghormatan bagi mereka yang setia berdiri tegak menjaga marwah Merah Putih.[]









