BREAKING

NASIONAL

Haji 2026 Selesai: 60 Jemaah Masih Dirawat di Arab Saudi

Operasional haji 1447 H/2026 M resmi berakhir, namun 60 jemaah masih dirawat di Arab Saudi. Kemenhaj komitmen dampingi hingga laik terbang.

JAKARTA – Penyelenggaraan ibadah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi telah resmi ditutup secara operasional. Kendati demikian, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat masih terdapat 60 jemaah asal Indonesia yang terpaksa menunda kepulangan mereka karena masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.

Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan pendampingan penuh kepada puluhan jemaah tersebut hingga mereka dinyatakan pulih, memenuhi syarat kelaikan terbang (laik terbang), dan siap dipulangkan ke tanah air.

Di samping memantau kondisi kesehatan jemaah yang dirawat, proses pengurusan klaim asuransi bagi jemaah yang wafat selama pelaksanaan ibadah juga terus dikawal sesuai dengan regulasi yang berlaku. Menhaj menekankan bahwa berakhirnya operasional di lapangan bukan berarti berhentinya ikhtiar pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Evaluasi Menyeluruh Terkait Layanan Mina dan Kesehatan

Dalam waktu dekat, Kemenhaj menjadwalkan agenda evaluasi komprehensif bersama seluruh pemangku kepentingan demi menyempurnakan tata kelola ibadah haji pada masa mendatang. Beberapa catatan penting di lapangan akan dianalisis secara mendalam agar pelaksanaan ke depan semakin profesional, aman, nyaman, serta berorientasi pada kebutuhan jemaah.

Fokus evaluasi tersebut akan diarahkan pada beberapa aspek krusial, terutama menyangkut peningkatan mutu pelayanan di wilayah Mina serta pengetatan syarat kemampuan (istithaah) kesehatan sebelum keberangkatan.

“Kami mencatat masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait layanan di Mina dan penguatan implementasi istithaah kesehatan,” ungkap Irfan sebagaimana dikutip dari portal resmi Kemenhaj pada Jumat (3/7/2026).

Memulai Persiapan Musim Haji 2027

Kemenhaj berkomitmen menjadikan seluruh catatan dan kendala pada musim ini sebagai bahan perbaikan mendasar. Berakhirnya fase operasional ibadah haji 1447 H/2026 M ini sekaligus menjadi penanda dimulainya draf persiapan serta perencanaan teknis untuk menyambut penyelenggaraan ibadah haji musim berikutnya, yaitu 1448 H/2027 M.

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts