BREAKING

ACEH

Raih Suara Mayoritas Mutlak, Prof. Nyak Amir Terpilih Sebagai Rektor Universitas Teuku Umar Periode 2026–2030

Prof. Dr. Nyak Amir terpilih menjadi Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) periode 2026-2030 setelah meraih suara mayoritas mutlak dalam sidang senat.

MEULABOH – Rapat Pleno Senat Universitas Teuku Umar secara resmi menetapkan Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd., sebagai Rektor UTU terpilih untuk masa jabatan periode 2026–2030. Ketetapan strategis tersebut diputuskan melalui mekanisme pemungutan suara dalam sidang senat tertutup yang berlangsung di Ruang Rapat Senat Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, pada Kamis (25/6/2026) hari ini.

Dalam pemungutan suara yang melibatkan segenap anggota Senat UTU bersama perwakilan resmi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Nyak Amir berhasil meraup dukungan suara mayoritas mutlak.

Ia mengamankan sebanyak 24 suara atau setara dengan 85,71 persen dari total keseluruhan hak suara sah yang masuk di dalam kotak suara.

Sementara itu, kandidat lainnya, Dr. Ir. Irwansyah, S.T., M.Eng., IPM., menempati posisi kedua dengan perolehan 4 suara atau sekitar 14,29 persen. Adapun calon ketiga, Prof. Dr. Iskandar AS., S.Pd., M.App.Ling., dilaporkan tidak memperoleh dukungan suara dalam suksesi kepemimpinan kali ini.

Apresiasi Atas Proses Demokrasi Kampus

Seluruh rangkaian tahapan pemilihan rektor dikelola oleh jajaran kepanitiaan ad-hoc yang diketuai oleh Dr. T. Alamsyah, S.K.M., M.P.H., dengan didampingi oleh Dr. Eza Aulia, S.H., M.H., bertindak selaku Sekretaris, serta Dr. Ir. Fitriadi, S.T., M.T., IPM., sebagai anggota kepanitiaan.

Pihak kepanitiaan menegaskan bahwa seluruh proses penyaringan, penyampaian visi-misi, hingga pemungutan suara akhir diselenggarakan secara ketat dengan mengacu pada prinsip keterbukaan informasi (transparansi), akuntabilitas, serta objektivitas.

Profil dan Rekam Jejak Prof. Nyak Amir

Sebelum resmi terpilih untuk memimpin UTU selama empat tahun ke depan, Prof. Nyak Amir dikenal luas sebagai salah satu Guru Besar (Profesor) aktif di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Ia memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang di dunia pendidikan tinggi, tata kelola administrasi kelembagaan, serta pengembangan kapasitas organisasi.

Di lingkungan internal Universitas Teuku Umar sendiri, ia saat ini masih mengemban amanah penugasan sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum.

Di luar aktivitas akademik kampus, kapasitas kepemimpinan Prof. Nyak Amir juga telah teruji di tingkat nasional, salah satunya dibuktikan melalui pengalamannya yang pernah dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani).

Dengan selesainya proses pemilihan rektor hari ini, segenap civitas akademika Universitas Teuku Umar menaruh ekspektasi yang tinggi di bawah kepemimpinan Prof. Nyak Amir untuk membawa kampus negeri terbesar di wilayah barat-selatan Aceh ini terus berkembang, meningkatkan daya saing riset di kancah nasional, serta mencetak lulusan unggul yang relevan dengan kebutuhan industri.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts