BREAKING

ACEH

Warga Babahrot Tertipu Koperasi, Tiba-Tiba Ditagih Utang

Sejumlah warga Babahrot, Aceh Barat Daya, menjadi korban penipuan data pencairan dana koperasi. Korban merugi puluhan juta dan tiba-tiba ditagih cicilan.

BLANGPIDIE – Nasib nahas menimpa sejumlah penduduk di wilayah Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Mereka tiba-tiba harus menanggung beban tagihan cicilan utang dari sebuah lembaga koperasi simpan pinjam, padahal sepeser pun uang pinjaman tersebut tak pernah mereka cicipi. Insiden ini diduga kuat merupakan imbas dari sindikat penipuan berkedok penyaluran dana.

Kasus yang meresahkan ini sebelumnya telah mencuat ke ruang publik melalui pemberitaan Portal Abdya. Modus operandi kejahatan ini bermula dari penyalahgunaan data privasi. Kelompok warga mendapati identitas pribadi mereka telah dibajak oleh oknum tak bertanggung jawab dan dijadikan agunan administratif untuk memuluskan pencairan dana dari pihak koperasi.

Salah satu warga yang masuk dalam daftar korban, berinisial R, menyuarakan protes keras. Ia menolak mentah-mentah statusnya yang mendadak dicatat sebagai debitur aktif penunggak angsuran.

Menurut penuturan R, uang hasil pencairan pinjaman atas namanya itu nyatanya digelapkan oleh seorang wanita berinisial S. Alih-alih sampai ke tangan warga, dana tersebut justru lenyap dibawa kabur oleh terduga pelaku.

“Akibat perbuatan oknum ini, kami dirugikan hingga puluhan juta rupiah. Kami sangat keberatan karena terus ditagih untuk utang yang sama sekali tidak pernah kami terima. Kami sangat berharap aparat bisa segera turun tangan menyelesaikan kemelut ini,” ungkap R membeberkan keluh kesahnya, Kamis (7/5/2026).

Titik terang dari kasus penyalahgunaan identitas ini mulai terlihat. R mengungkapkan bahwa pihak manajemen koperasi yang dananya ikut bobol, kini telah mengambil langkah tegas.

Merasa turut menjadi korban kebohongan administrasi, pihak koperasi secara resmi telah melayangkan laporan pidana kepada aparat penegak hukum. Langkah ini diambil guna memburu keberadaan wanita berinisial S dan mengusut tuntas aliran dana pinjaman fiktif yang merugikan masyarakat Babahrot tersebut.

Kini, warga hanya bisa menanti langkah sigap dari kepolisian untuk mengurai benang kusut kasus penipuan ini, sembari berharap status utang yang menjerat nama mereka dapat segera diputihkan.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts