BREAKING

SPORT

Como 1907: Dinasti Hartono dan Dominasi Pemilik Terkaya Italia

Keluarga Hartono dari Indonesia kini menjadi pemilik terkaya di sepak bola Italia. Simak transformasi Como 1907 dari Serie D menuju ambisi Liga Champions.

Peta kekuatan finansial sepak bola Italia mengalami pergeseran paradigma yang mengejutkan. Di tengah kepemilikan klub yang didominasi investor Amerika Serikat dan Timur Tengah, keluarga Hartono asal Indonesia secara resmi mengukuhkan posisi mereka sebagai pemilik klub sepak bola terkaya di Italia.

Melalui kepemilikan Como 1907, kekayaan gabungan Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono kini melampaui aset para pemilik klub raksasa Serie A lainnya. Fenomena ini menandai era baru di mana pengaruh Asia Tenggara mulai mendominasi panggung sepak bola elite Eropa.

Dari Krisis Serie D Menuju Ambisi Liga Champions

Transformasi Como 1907 dianggap sebagai salah satu proyek olahraga paling sukses di dunia. Saat diakuisisi pada 2019 melalui SENT Entertainment (Grup Djarum), klub ini terpuruk di Serie D kasta keempat Italia dengan harga pembelian hanya sekitar 850 ribu euro.

Namun, modal finansial dari Djarum Group dan Bank Central Asia (BCA) yang memiliki valuasi kekayaan lebih dari 40 miliar dolar AS, mengubah segalanya. Dalam kurun waktu singkat, Como berhasil melakukan lompatan kasta hingga kembali ke Serie A. Kini, per 17 Maret 2026, Como secara mengejutkan bertengger di posisi empat klasemen sementara, membuka peluang historis untuk berlaga di Liga Champions musim depan.

Sinergi Manajemen Global dan Legenda Sepak Bola

Keberhasilan Como tidak hanya soal uang, tetapi juga manajemen yang visioner. Keluarga Hartono berhasil menarik minat tokoh-tokoh besar sepak bola dunia untuk terlibat dalam struktur klub:

Cesc Fàbregas & Thierry Henry: Terlibat aktif sebagai pemegang saham minoritas.

Dennis Wise: Mantan kapten Chelsea yang menjadi pilar dalam manajemen strategis klub.

Kombinasi ini melahirkan tim yang kompetitif di lapangan sekaligus stabil secara operasional. Ambisi Como kian nyata setelah mereka berhasil menembus semifinal Coppa Italia. Mereka dijadwalkan menghadapi Inter Milan pada laga leg kedua, 22 April 2026, setelah mencatat hasil imbang yang impresif pada pertemuan pertama.

Indonesia dalam Ekosistem Global

Kepemilikan Como oleh Hartono bersaudara merupakan bukti nyata globalisasi industri olahraga. Investasi ini membuktikan bahwa pengusaha Indonesia mampu bersaing dalam manajemen aset olahraga di Eropa, yang selama ini dikenal sangat protektif dan kompetitif.

Bagi Como, dukungan keluarga Hartono adalah jaminan masa depan. Bagi dunia, ini adalah pesan bahwa Indonesia kini memiliki peran strategis dalam menentukan arah sepak bola modern di Italia.

image_pdfimage_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts