ACEH

Mualem Ingatkan TPID Antisipasi Inflasi Jelang Bulan Maulid

 

Kesiapan Menjelang Perayaan Panjang di Aceh

SEANTERONEWS.com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengingatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar serius mengantisipasi lonjakan harga menjelang Bulan Maulid Nabi. Ia menyebut bahwa perayaan di Aceh sering berlangsung berkepanjangan hingga empat bulan, sehingga berpotensi memicu tekanan inflasi khususnya pada komoditas utama.

Target Komoditas: Daging dan BBM Subsidi

Mualem secara khusus menyoroti dua komoditas penting: daging dan solar subsidi. Ia meminta jajaran untuk memastikan pasokan daging sapi lokal maupun beku tetap cukup agar masyarakat dapat merayakan dengan harga terjangkau. Begitu pula dengan BBM solar, khususnya untuk nelayan, agar pasokan pangan tetap stabil selama momen penting ini.

High-Level Meeting Jadi Wadah Koordinasi Masif

Arahan ini disampaikan dalam pertemuan high-level yang digelar malam itu, di Meuligoe Gubernur. TPID Aceh bersama instansi terkait—seperti Dinas Perdagangan, Pertanian, Perikanan, hingga Bulog—dilibatkan penuh dalam diskusi. Pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci untuk merespons isu distribusi dan stabilitas harga dengan cepat dan efektif.

Amankan Daging untuk Perayaan Religius

Dengan penekanan bahwa izin Maulid berlangsung dalam waktu panjang, Gubernur Mualem mengingatkan pentingnya menjaga akses masyarakat terhadap daging selama festival religi. Hal ini tak hanya soal ketersediaan fisik, tetapi juga harga yang tak merugikan warga menjelang hari peringatan.

Dampak terhadap Stabilitas Ekonomi dan Sosial

Kebijakan proaktif ini diharapkan memperkecil risiko lonjakan harga yang bisa memperberat beban rakyat. Ketersediaan pangan, terutama daging, menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Pendekatan antisipatif TPID diharapkan mampu meredam potensi gejolak harga di tengah tradisi perayaan yang sakral.

Momentum Penguatan TPID Tanpa Resesi Harga

Arah lanjut dari arahan ini adalah penguatan sistem pemantauan harga, optimalisasi distribusi, dan langkah intervensi di titik harga yang rawan. TPID diminta meningkatkan sinergi dengan BI Aceh, Pelaku usaha, dan pasar tradisional agar mekanisme 4K (Keterjangkauan, Ketersediaan, Kelancaran distribusi, dan Kebijakan) berjalan efisien, sehingga inflasi tetap terkendali selama Maulid berlangsung.[]


image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts