VIDEO

Kasus Sukoharjo, Ketum MUI Puji Langkah Cepat Kapolri

Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar mengapresiasi respons cepat dan evaluasi tegas Kapolri terkait dinamika penegakan hukum di Sukoharjo, Jawa Tengah.

JAKARTA – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Anwar Iskandar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Pujian tersebut diberikan atas sikap terbuka, kepekaan moral, serta respons kilat korps bhayangkara dalam menyerap saran, kritik, dan keluhan masyarakat terkait dinamika penanganan proses hukum di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pernyataan apresiasi itu ditegaskan MUI sebagai dukungan nyata terhadap tindakan pembenahan internal yang diambil pucuk pimpinan Polri. Langkah tersebut ditunjukkan melalui evaluasi komprehensif terhadap jajaran terkait, termasuk keputusan mutasi dan pencopotan pejabat kewilayahan yang dinilai menuai polemik di tengah warga.

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi mendalam kepada Bapak Kapolri yang telah mendengar secara terbuka aspirasi, kritik, dan keluhan masyarakat menyangkut proses hukum yang bergulir di Sukoharjo, Jawa Tengah,” tutur KH Muhammad Anwar Iskandar dalam keterangan resminya, Selasa (2/11/2026).

Kiai Anwar memandang, ketegasan Kapolri dalam menata ulang kepemimpinan satuan kerja di daerah melalui rencana penunjukan pejabat baru memperlihatkan iktikad kuat institusi untuk merawat marwah penegakan hukum yang adil dan berkeadaban.

Langkah korektif ini, menurutnya, membuktikan bahwa komitmen Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar slogan di atas kertas, melainkan panduan operasional nyata yang mengedepankan akuntabilitas publik.

Imbau Umat Kendalikan Diri dan Percayakan Penegakan Hukum

Di tengah menghangatnya perhatian publik, Ketua Umum MUI menyerukan pesan kesejukan kepada masyarakat luas, khususnya kalangan umat Islam, agar tetap memelihara ketenangan dan menahan diri dari segala bentuk prasangka serta provokasi.

Kiai Anwar menegaskan bahwa kepercayaan penuh harus diberikan kepada aparat penegak hukum yang berwenang dan profesional untuk menuntaskan perkara tersebut sesuai koridor regulasi yang berlaku. Ketenangan publik dinilai sebagai kunci utama dalam merawat stabilitas kamtibmas dan merekatkan jalinan persaudaraan kebangsaan.

“Kepada para ulama dan seluruh elemen umat, saya mohon dengan sangat untuk dapat mengendalikan diri, menjaga persatuan dan kesatuan, serta merawat suasana tenang di antara kita sekalian,” pesannya secara mendalam.

Soroti Aspek Produk Pesantren dan Peran Kementerian Agama

Menyinggung dimensi perkara yang bersinggungan dengan produk-produk lingkungan pesantren, pucuk pimpinan wadah musyawarah para ulama tersebut mendorong Kementerian Agama (Kemenag) untuk proaktif turun tangan. Kemenag diharapkan dapat memformulasikan kebijakan penataan dan solusi konstruktif yang menjembatani kepentingan hukum dengan perlindungan ekosistem kemandirian ekonomi pesantren.

MUI berharap seluruh pihak yang berkepentingan dapat menyikapi babak baru penanganan kasus di Sukoharjo ini dengan kejernihan berpikir dan kepala dingin. Penegakan hukum yang berkeadilan, keterbukaan pengawasan, serta kedewasaan warga dalam bersikap diyakini menjadi formula terbaik dalam merawat keharmonisan sosial di Tanah Air.[]

image_print
author avatar
Saumi R News Tv

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts