BREAKING

ACEH

Rawat Warisan Indatu, Bupati Pidie Tinjau Lomba Permainan Tradisional ‘Situk’

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah meninjau perlombaan permainan tradisional Situk di lapangan terbuka guna melestarikan warisan budaya Pedir bagi anak muda.

PIDIE – Sebagai wujud nyata komitmen merawat khazanah tradisi leluhur tanah Pedir, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., meninjau langsung gelaran perlombaan permainan tradisional Situk yang berlangsung di lapangan terbuka Kabupaten Pidie, Kamis (17/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparekpora) Kabupaten Pidie, Teuku Iqbal, S.STP., M.Si., CPLM, beserta jajaran aparatur daerah terkait.

Kegiatan pelestarian budaya ini menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat, khususnya kalangan anak-anak dan generasi muda yang tampak bersemangat mengikuti setiap babak perlombaan rakyat tersebut.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Sarjani menyempatkan diri berdialog secara langsung dengan para peserta cilik dan tim panitia pelaksana. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada dinas pemuda dan olahraga serta seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif menghidupkan kembali permainan tradisional khas daerah di tengah gempuran teknologi modern.

“Pelestarian permainan tradisional seperti Situk memiliki nilai yang sangat fundamental. Agenda ini bukan sekadar ajang hiburan musiman atau seremonial belaka, melainkan momentum berharga untuk merefleksikan kembali akar sejarah, nilai-nilai kearifan, sportivitas, serta kebersamaan warisan para indatu (leluhur) di tanah Pidie yang kita cintai,” tegas Sarjani.

Lebih lanjut, Sarjani menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie akan terus mendorong cabang-cabang olahraga tradisional dan permainan rakyat agar masuk secara berkelanjutan ke dalam agenda pembinaan generasi muda daerah.

Langkah strategis ini dinilai krusial tidak hanya untuk mengasah ketangkasan fisik dan sportivitas anak sejak dini, tetapi juga mempererat rasa solidaritas sosial sekaligus membentengi identitas kebudayaan lokal agar tidak punah ditelan zaman.

Rangkaian peninjauan perlombaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Pidie, jajaran pejabat Disparekpora, tokoh adat, serta puluhan anak peserta lomba yang antusias merayakan kegembiraan permainan warisan budaya daerah mereka.[]

image_pdfimage_print
author avatar
Saumi R News Tv

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts