SEANTERONEWS.com – Google dikabarkan akan menggelar acara peluncuran eksklusif untuk lini produk laptop terbarunya, Googlebook, di New York City pada 15 September 2026. Meskipun pihak Google belum memberikan pengumuman resmi ke publik, undangan khusus yang diterima oleh kalangan media mengindikasikan bahwa acara ini akan menjadi momen debut bagi sistem operasi baru yang menyatukan ekosistem ChromeOS dan Android.
Berbeda dengan Chromebook yang selama ini dikenal sebagai perangkat esensial pendidikan, Googlebook dirancang sebagai laptop premium yang dibangun dari nol dengan fondasi AI-native. Perangkat ini digadang-gadang menawarkan performa jauh di atas Chromebook tradisional, dengan integrasi kecerdasan buatan yang tertanam dalam setiap lapisan sistem operasi.
Inovasi Perangkat Lunak dan Integrasi AI
Googlebook mengusung sistem operasi baru yang diklaim lebih fungsional dan berorientasi pada produktivitas pengguna profesional. Salah satu fitur unggulan yang paling dinanti adalah “Magic Pointer”, yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan elemen apa pun di layar melalui asisten Gemini AI.
Selain itu, sistem ini menawarkan kemampuan untuk menjalankan aplikasi ponsel secara native langsung di laptop, menciptakan transisi data yang mulus antara perangkat seluler dan desktop. Sebagai bentuk nostalgia bagi penggemar produk Google, perangkat ini juga akan menghadirkan kembali Glowbar yang ikonik.
Kolaborasi dengan Produsen Laptop Global
Acara di New York nanti juga diprediksi akan menampilkan perangkat dari mitra manufaktur ternama. Meski Google belum merilis daftar vendor secara spesifik, besar kemungkinan nama-nama besar seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo akan memamerkan perangkat Googlebook pertama mereka. Peserta acara nantinya diberikan akses langsung untuk melakukan pengujian performa (benchmarking) dan menjajal perangkat secara langsung.
Spesifikasi dan Estimasi Harga
Terkait spesifikasi, Googlebook diperkirakan tidak akan bermain di segmen harga murah seperti laptop Snapdragon C. Sebaliknya, perangkat ini diprediksi akan ditenagai oleh chip mutakhir seperti Intel Wildcat Lake untuk menjamin performa yang stabil.
Mengenai harga, pihak Google belum memberikan kisi-kisi pasti. Namun, melihat posisi Googlebook sebagai laptop premium, kemungkinan besar banderolnya akan berada di atas kelas entry-level namun tetap mencoba kompetitif dibandingkan perangkat kelas atas lainnya.
Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada musim gugur, tepatnya di bulan Oktober setelah pengumuman September nanti, Googlebook siap bersaing di pasar perangkat liburan akhir tahun. Publik kini menanti apakah penggabungan ChromeOS dan Android menjadi sistem operasi laptop yang mumpuni ini mampu merebut dominasi pasar laptop yang selama ini dipegang oleh Windows dan macOS.[]









