BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan audiensi dari pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Provinsi Aceh di Mapolda Aceh, Rabu (12/8/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi yang lebih erat antara institusi kepolisian dengan para pelaku industri properti di Bumi Serambi Mekkah.
Kunjungan ini bertujuan untuk menyelaraskan pandangan mengenai pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Bagi Polda Aceh, pelaku usaha di sektor realestat merupakan mitra strategis yang berperan langsung dalam pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi wadah komunikasi yang efektif bagi kepolisian untuk mendengar aspirasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai peran Polri dalam mendukung ekosistem usaha yang sehat.
“Silaturahmi ini adalah upaya nyata kami untuk mempererat sinergi dengan DPD REI Aceh. Kami menyadari sepenuhnya bahwa dunia usaha merupakan pilar penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, tugas Polri adalah menjamin situasi kamtibmas tetap terjaga agar para pelaku usaha dapat menjalankan aktivitasnya dengan nyaman dan tanpa rasa takut,” jelas Kombes Pol. Joko dalam keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa kepastian hukum dan keamanan menjadi daya tarik utama bagi investor. Ketika keamanan terjamin, maka iklim investasi di Aceh akan tumbuh lebih sehat, yang pada akhirnya akan membuka peluang lapangan kerja baru serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk selalu terbuka dalam membuka ruang diskusi dengan berbagai elemen dunia usaha. Kapolda Aceh melalui Kabid Humas menyampaikan bahwa selama tujuan akhirnya adalah kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh, maka kolaborasi lintas sektor akan terus diprioritaskan.
“Pada prinsipnya, Polda Aceh siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan Polri memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh secara keseluruhan,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut berakhir dengan komitmen bersama untuk saling mendukung. Pihak REI Aceh menyambut positif keterbukaan Polda Aceh dan berharap sinergi ini dapat mempermudah koordinasi dalam setiap tahapan pembangunan proyek properti di lapangan, sekaligus meminimalisir kendala-kendala keamanan yang mungkin terjadi. Dengan stabilitas yang terjaga, diharapkan sektor realestat di Aceh dapat terus berkembang, memberikan hunian yang layak, dan berkontribusi signifikan pada pendapatan daerah.[]











