EDUKASI

Hasil SNBT 2026: 86.118 Pendaftar KIP Kuliah Lolos Seleksi

Sebanyak 86.118 pendaftar KIP Kuliah lulus SNBT 2026. Pemerintah menerapkan basis data DTSEN untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

SEANTERONEWS.com – Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026 menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pendaftar program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mencatat sebanyak 86.118 peserta pendaftar KIP Kuliah dinyatakan lolos seleksi di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Angka kelulusan tersebut setara dengan 33,59 persen dari total keseluruhan pendaftar skema bantuan ini yang mencapai 251.991 orang.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Eduart Wolok, menjelaskan bahwa jumlah yang diumumkan ini merupakan data peserta yang dinyatakan lulus ujian akademis masuk perguruan tinggi melalui jalur tes tertulis. Namun, status kelulusan SNBT ini belum menjadi keputusan final bagi peserta untuk mendapatkan bantuan pendanaan KIP Kuliah.

Calon mahasiswa bersangkutan masih harus mengikuti tahapan verifikasi dokumen dan tinjauan kondisi sosial ekonomi oleh masing-masing perguruan tinggi tujuan guna menentukan kelayakan mereka sebagai penerima manfaat bantuan pendidikan tersebut.

Menariknya, tren distribusi peserta KIP Kuliah yang lolos SNBT tahun ini tidak didominasi oleh universitas-universitas papan atas yang kerap menduduki peringkat global. Sebaliknya, universitas negeri di daerah serta kampus mantan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) atau berbasis kependidikan justru menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa dari keluarga prasejahtera.

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menempati posisi teratas sebagai PTN akademik penerima peserta KIP Kuliah terbanyak dengan meloloskan 3.107 orang. Di urutan selanjutnya terdapat Universitas Negeri Medan (Unimed) dengan 3.060 peserta, diikuti oleh Universitas Negeri Padang (UNP) sebanyak 2.705 peserta.

Fenomena ini mengindikasikan bahwa minat terhadap profesi di bidang kependidikan dan jurusan non-metropolitan masih menjadi pilihan favorit bagi kelompok sasaran program ini.

Di sektor pendidikan vokasi, ketertarikan peserta KIP Kuliah juga cukup signifikan. Kampus vokasi yang menawarkan kurikulum berbasis keahlian praktis dinilai lebih responsif terhadap kebutuhan dunia kerja saat ini. Politeknik Negeri Lampung memimpin jajaran PTN vokasi dengan meloloskan 1.028 pendaftar KIP Kuliah, disusul oleh Politeknik Negeri Jember (927 peserta) dan Politeknik Negeri Malang (759 peserta).

Untuk mengoptimalkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial pendidikan, pemerintah mulai mengintegrasikan sistem seleksi KIP Kuliah dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada tahun ini.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, menyatakan bahwa pemanfaatan pangkalan data tunggal tersebut bertujuan untuk memastikan alokasi dana bantuan dapat menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan secara akurat.

Merujuk pada parameter DTSEN, prioritas penerimaan difokuskan pada keluarga yang berada pada klasifikasi desil 1 hingga desil 4, yang menggambarkan 40 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi terbawah pada skala nasional.

Kendati demikian, seluruh calon mahasiswa yang telah dinyatakan lulus SNBT diimbau untuk proaktif memantau jadwal dan persyaratan verifikasi administrasi lanjutan di laman resmi kampus masing-masing agar status kepesertaan KIP Kuliah mereka dapat divalidasi dengan baik.[]

image_print

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts