PIDIE – Pemerintah Gampong di seluruh Kabupaten Pidie melakukan terobosan dalam menunjang mobilitas pelayanan publik. Sebanyak 730 Keuchik (Kepala Desa) dilaporkan melakukan pengadaan kendaraan dinas operasional baru yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) Tahun Anggaran 2026.
Langkah pengadaan ini secara kolektif diperkirakan menyerap anggaran fantastis, yakni mencapai lebih dari Rp25 miliar. Kebijakan tersebut dapat terealisasi setelah adanya lampu hijau dari Pemerintah Kabupaten Pidie melalui Peraturan Bupati (Perbupati) yang mengatur teknis penggunaan dana desa untuk sarana transportasi aparatur desa.
PT Capella Dinamik Nusantara Sigli menjadi salah satu mitra utama dalam penyediaan unit kendaraan ini. Kepala PT Capella Dinamik Nusantara Sigli, Irwansyah Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya dipercaya melayani kebutuhan kendaraan dinas untuk 18 kecamatan di Kabupaten Pidie.
“Dari total kecamatan yang ada, kami menangani distribusi sekitar 600 unit sepeda motor. Sementara itu, terdapat lima kecamatan yang melakukan pengadaan secara mandiri di luar pihak kami,” jelas Irwansyah saat memberikan keterangan kepada media.
Adapun lima kecamatan yang memilih vendor berbeda adalah Kecamatan Muara Tiga, Glumpang Tiga, Glumpang Baro, Titeu, dan Geumpang. Berdasarkan data yang dihimpun, sebagian besar unit yang dipilih oleh wilayah tersebut adalah jenis Yamaha N-Max dengan harga per unit mencapai Rp34.644.000, mengacu pada standar harga Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Meskipun proses pengadaan tidak melalui sistem e-catalog, Irwansyah menegaskan bahwa harga yang dipatok tetap transparan dan kompetitif. Penentuan harga tersebut merujuk pada perbandingan harga di berbagai aplikasi belanja daring resmi untuk memastikan akuntabilitas anggaran desa.
Sebelum unit didistribusikan, sempat dilakukan pertemuan intensif dengan forum keuchik untuk membahas spesifikasi teknis. Hasilnya, disepakati adanya keseragaman jenis dan warna kendaraan guna memperkuat identitas kendaraan dinas di lapangan.
“Kami mengedepankan kualitas fitur yang lebih lengkap dan harga yang bersaing. Keseragaman ini penting agar fungsi pengawasan terhadap aset desa menjadi lebih mudah dilakukan oleh masyarakat maupun instansi terkait,” tambah Irwansyah.
Pengadaan kendaraan dinas berskala besar ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja para Keuchik dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terutama di daerah yang memiliki akses geografis menantang. Dengan fasilitas yang mumpuni, diharapkan koordinasi antarlembaga dan respons terhadap kebutuhan warga gampong di Kabupaten Pidie dapat berjalan lebih optimal.[]









