ACEHEDUKASI

LP2M ISTNU Aceh Gelar Pelatihan Penulisan Jurnal Ilmiah, Dorong Dosen Tembus Publikasi Scopus dan Jurnal Bereputasi

BANDA ACEH – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Nahdlatul Ulama Aceh (ISTNU Aceh) menggelar pelatihan penulisan artikel ilmiah untuk jurnal nasional dan internasional bereputasi, termasuk jurnal terindeks Scopus. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah dosen sekaligus memperkuat kapasitas dan kecakapan akademik dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua LP2M ISTNU Aceh, Dr. Zaki Satria, Lc., M.A., sebagai narasumber. Turut hadir Wakil Rektor I ISTNU Aceh, Dr. Tgk. Fakhrul Rijal, M.A., serta Wakil Rektor II ISTNU Aceh, Dr. Maimun Abdurrahman M. Amin, Lc., M.A.

Dalam pemaparannya, Ketua LP2M ISTNU Aceh, Dr. Zaki Satria, menekankan pentingnya penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, kemampuan menulis artikel ilmiah tidak cukup hanya berangkat dari penguasaan teori, tetapi juga membutuhkan pemahaman terhadap metodologi penelitian, ketajaman analisis, kemampuan mengolah temuan, serta kecakapan menyesuaikan naskah dengan standar dan karakteristik jurnal yang dituju.

“Publikasi ilmiah merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan kualitas akademik perguruan tinggi. Karena itu, dosen perlu terus meningkatkan kompetensi penelitian dan kemampuan menulis agar hasil-hasil kajian yang dilakukan tidak hanya berhenti sebagai dokumen akademik, tetapi juga dapat dipublikasikan dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan,” ungkapnya.

Ia berharap pelatihan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus langkah konkret untuk mendorong dosen ISTNU Aceh lebih produktif dalam menghasilkan artikel ilmiah, baik pada jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.

Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto
Ⓒ Hak cipta foto di atas dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

Sementara itu, Kepala Humas ISTNU Aceh, Tgk. Faisal Kuba, M.H., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas publikasi ilmiah harus menjadi bagian dari agenda besar penguatan reputasi dan daya saing institusi.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya mengembangkan kegiatan pendidikan dan pengajaran. Ia juga harus hadir melalui kontribusi pemikiran, penelitian, dan publikasi ilmiah. Produktivitas publikasi dosen merupakan salah satu cerminan kehidupan akademik sebuah institusi. Karena itu, ISTNU Aceh perlu membangun tradisi akademik yang produktif, kritis, dan kompetitif, sehingga gagasan serta hasil penelitian para dosen dapat dikenal dan diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Faisal menegaskan bahwa pelatihan semacam ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus ditindaklanjuti dengan pendampingan, kolaborasi penelitian, serta target publikasi yang terukur.

“Kita ingin membangun ekosistem akademik yang tidak hanya mendorong dosen untuk menulis, tetapi juga memastikan bahwa tulisan tersebut memiliki kualitas, relevansi, dan kontribusi keilmuan. Menembus jurnal bereputasi, termasuk jurnal terindeks Scopus, tentu membutuhkan proses dan konsistensi. Namun, langkah tersebut harus mulai dibangun dari sekarang,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, LP2M ISTNU Aceh diharapkan dapat mengambil peran strategis sebagai motor penggerak penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus. Penguatan kompetensi dosen dalam penulisan artikel ilmiah juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas luaran penelitian, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat posisi ISTNU Aceh dalam perkembangan pendidikan tinggi di tingkat nasional dan internasional.[]

Humas ISTNU Aceh

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts