SEANTERONEWS.com – Dalam rangka mempersiapkan jenjang karier dan memastikan kesiapan fisik personel, Komando Resor Militer (Korem) 012/Teuku Umar menyelenggarakan tes Kesegaran Jasmani (Garjas) untuk Usul Kenaikan Pangkat (UKP) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran prajurit Korem 012/TU ini dipusatkan di Markas Batalyon Infanteri (Yonif) 116/Garda Samudra, yang berlokasi di Desa Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa (12/5/2026).
Tes Kesegaran Jasmani ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan salah satu prasyarat administrasi mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap prajurit TNI yang akan diajukan untuk mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Di samping sebagai syarat administratif, evaluasi ini juga menjadi tolok ukur pembinaan satuan dalam menjaga standar kebugaran fisik prajurit agar senantiasa optimal.
Rangkaian Ujian Fisik dan Ketangkasan
Dalam pelaksanaannya, proses uji fisik ini dibagi ke dalam beberapa tahapan yang terukur secara sistematis. Para peserta harus menuntaskan tes Garjas “A”, yakni ketahanan lari selama waktu 12 menit secara terus-menerus.
Setelah itu, prajurit diwajibkan melanjutkan ke tahap Garjas “B” yang berfokus pada kekuatan otot tubuh. Rangkaian ini meliputi gerakan pull up, sit up, push up, hingga shuttle run (lari membentuk angka delapan untuk menguji kelincahan). Rangkaian evaluasi ini kemudian ditutup dengan tes ketangkasan renang militer sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Pemeriksaan Medis Jadi Prioritas
Guna menghindari terjadinya insiden fatal akibat kelelahan atau masalah kesehatan, prosedur keselamatan diterapkan dengan sangat ketat. Sebelum turun ke lapangan, seluruh peserta diwajibkan untuk melewati proses screening atau pemeriksaan medis oleh tim kesehatan satuan.
Pemeriksaan ini mencakup pengecekan tekanan darah serta denyut nadi guna memastikan bahwa setiap prajurit benar-benar berada dalam kondisi prima dan direkomendasikan secara medis untuk mengikuti ujian fisik yang berat tersebut.
Pihak penyelenggara di lapangan juga memberikan arahan tegas kepada seluruh peserta. Prajurit diminta untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dan bersungguh-sungguh dalam mengejar target nilai. Namun, faktor keamanan, keselamatan diri (safety first), dan kemampuan batas fisik individu tetap harus diutamakan di atas segalanya.
Melalui program Garjas UKP ini, komando atas berharap setiap prajurit Korem 012/Teuku Umar tidak hanya sukses meraih kenaikan pangkat, tetapi juga terus memiliki daya tahan tubuh yang tangguh demi menunjang kelancaran tugas pokok satuan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.[]









