SEANTERONEWS.com – Aspirasi dan keluhan masyarakat terkait kerusakan infrastruktur akhirnya berbuah manis. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, melalui Satuan Kerja (Satker) PPK 2.4 Wilayah II, bergerak cepat memperbaiki kerusakan di ruas jalan lintas nasional Tapaktuan–Blangpidie pada Kamis (14/5/2026) sore.
Fokus penanganan kali ini dipusatkan pada titik jalan yang berada tepat di depan area Pasar Buah dan SPBU Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan.
Sebelumnya, kondisi aspal yang menganga dan berlubang di kawasan tersebut sempat memicu keresahan para pengguna jalan. Keluhan ini bahkan sempat viral dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial serta media massa daring. Menurut penuturan warga setempat, lubang di badan jalan itu menjadi jebakan berbahaya bagi pengendara roda dua maupun roda empat, terutama saat jarak pandang menurun di malam hari atau ketika area tersebut diguyur hujan deras.
Apresiasi Sinergi Lintas Sektoral
Merespons turunnya tim dari BPJN ke lokasi, Camat Labuhanhaji Barat, Hasri Efendi, S.Pt., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Ia mengonfirmasi bahwa perbaikan yang dilakukan di titik STA 5+275 tersebut merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menindaklanjuti keluhan rakyat.
“Alhamdulillah, kondisi jalan nasional yang dikeluhkan sudah langsung ditangani. Kami sangat mengapresiasi respons cepat dan tanggap dari BPJN Aceh bersama pihak terkait lainnya,” ungkap Hasri Efendi.
Hasri menambahkan, kecepatan eksekusi perbaikan jalan ini tidak lepas dari komunikasi dan koordinasi yang solid antara pihak BPJN (melalui PPK 2.4) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Selatan.
“Mewakili masyarakat Labuhanhaji Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada BPJN Aceh, jajaran Pemkab Aceh Selatan, dan seluruh stakeholder yang telah mendengarkan aspirasi warga,” tambahnya.
Harapan Perawatan Berkala
Ditambalnya ruas jalan vital di pesisir barat selatan Aceh ini membawa kelegaan bagi masyarakat sekitar. Arus lalu lintas dan mobilitas ekonomi yang melintasi jalur tersebut kini dapat kembali berjalan normal tanpa rasa was-was.
Ke depannya, masyarakat setempat menaruh harapan besar agar pihak berwenang terus melakukan pemeliharaan dan inspeksi jalan secara berkala. Perawatan rutin dinilai sangat krusial sebagai langkah mitigasi agar kerusakan serupa tidak terus berulang, sehingga keselamatan para pengguna jalan raya dapat selalu terjamin.









