NASIONAL

Update Tragedi Bekasi Timur: Fokus Penanganan 107 Korban dan Pemulihan Jalur

Update terbaru penanganan kecelakaan di Bekasi Timur. Tercatat 16 korban jiwa, 91 luka-luka, dan pembatalan 23 perjalanan KA Jarak Jauh pada 29 April 2026.

SEANTERONEWS.com – Pemerintah melalui Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa penanganan korban menjadi fokus utama dalam insiden perkeretaapian yang terjadi di wilayah Bekasi Timur.

Berdasarkan data terbaru, total korban tercatat sebanyak 107 orang, yang terdiri dari 16 korban meninggal dunia dan 91 luka-luka.

Hingga saat ini, sebanyak 53 penumpang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara 43 lainnya telah diperbolehkan pulang. Menhub memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat, pelanggan, dan keluarga korban atas tragedi ini.

Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian selama 10 jam untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ujar Bobby.

KAI juga berkomitmen untuk mengembalikan barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi kepada pihak keluarga secara bertahap.

Terkait pemulihan jalur, KAI telah membuka jalur hilir Bekasi–Tambun sejak Selasa (27/4) dini hari. Jalur hulu juga dinyatakan aman untuk dilalui dengan pembatasan kecepatan 30 km/jam sesuai rekomendasi keselamatan.

Update perkembangan operasional hingga Rabu (29/4):

Uji Coba Lintas: Rangkaian kereta uji coba CL-125.4008 telah berhasil melintasi Stasiun Bekasi Timur pada pukul 11.55 WIB untuk menguji kesiapan prasarana dan persinyalan.

Status KRL: Layanan KRL akan dibuka kembali setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi dan mendapatkan clearance dari KNKT.

Posko Pelayanan: Dua posko disiagakan selama 14 hari di Stasiun Bekasi Timur (layanan keluarga korban) dan Stasiun Gambir (layanan pelanggan KA Jarak Jauh).

Akibat proses pemulihan yang masih berlangsung, KAI mengumumkan pembatalan sejumlah perjalanan KA Jarak Jauh pada 29 April 2026. Beberapa perjalanan yang terdampak antara lain:

KA Ambarawa Ekspres (SBI–SMC PP)

KA Banyubiru (SLO–SMT PP)

KA Brantas (PSE–BL PP)

KA Jayakarta (PSE–SGU PP)

KA Majapahit (PSE–ML PP)

KA Bogowonto (PSE–LPN PP)

KA Argo Parahyangan (GMR–BD PP)

KA Purwojaya, KA Manahan, dan KA Argo Anjasmoro

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memastikan bahwa pelanggan yang perjalanannya dibatalkan berhak mendapatkan pengembalian bea tiket sebesar 100%. KAI terus melakukan evaluasi menyeluruh bersama KNKT dan berkomitmen meningkatkan keselamatan, termasuk penertiban perlintasan sebidang guna mencegah kejadian serupa.

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts