BREAKING

INTERNASIONAL

Protes Gen-Z di Nepal Mematikan: 19 Orang Tewas, Menteri Dalam Negeri Mundur

Aksi Mahasiswa Meledak Imbas Pemblokiran Media Sosial

SEANTERONEWS.com – Demontrasi besar yang dipimpin oleh generasi muda Nepal (Gen-Z) berubah menjadi tragedi nasional setelah bentrokan dengan polisi di Kathmandu menyebabkan sedikitnya 19 orang tewas dan ratusan luka-luka. Pemicu protes ini adalah keputusan pemerintah yang memblokir akses ke sejumlah platform media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan X—langkah yang dipandang sebagai upaya membatasi kebebasan berekspresi dan komunikasi paling luas.

Penarikan Larangan untuk Redam Ketegangan

Setelah bentrokan berdarah itu, pemerintah segera mencabut larangan media sosial. Namun kemarahan publik semakin meluap. Demonstran juga menyasar kediaman pejabat tinggi, termasuk Menhub dan gubernur bank sentral, melakukan pembakaran kantor dan pengrusakan simbol kekuasaan, sebagai bentuk kemarahan terhadap restriksi pemerintah.

Menteri Dalam Negeri: Mundur Demi Pertanggungjawaban Moral

Ramesh Lekhak, Menteri Dalam Negeri Nepal, mengundurkan diri dan mengajukan pengunduran diri secara langsung kepada Perdana Menteri KP Sharma Oli. Langkah ini ia ambil sebagai bentuk tanggung jawab moral atas sebagian aksi represif yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa—menandai hari tergelap konflik sipil di Nepal sejak 2006.

Rombakan Pemerintah: Menteri Pertanian Ikut Turun dari Jabatan

Merespons kian membesarnya kekecewaan publik, Menteri Pertanian Ram Nath Adhikari juga mengundurkan diri. Ia menilai represivitas terhadap protes, terutama yang dilakukan oleh generasi muda, bertentangan dengan nilai demokrasi dan meredam ruh dialog konstruktif.

Amarah Berlanjut Meski Semua Media Sosial Dibuka Kembali

Walau pemerintah mencabut larangan media sosial, suasana tetap tegang. Pemerintah menetapkan darurat keamanan, menutup sekolah, dan memberlakukan jam malam, namun protes terus berlanjut. Warga menyoroti bahwa pembatalan kebijakan ini terlalu lambat untuk mencegah jatuhnya korban jiwa muda.[]

author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts