SEANTERONEWS.com — Pemerintah Amerika Serikat telah menyampaikan kepada Iran tentang kesiapan kembali untuk membuka dialog perundingan nuklir, dengan satu syarat penting: tidak ada eskalasi militer selama proses berlangsung.
Pesan Diplomatik lewat Perantara Swiss
Utusan Gedung Putih, Steve Witkoff, melalui Wakil Menlu Swiss, Gabriel Luginger, menyampaikan sinyal kuat bahwa AS ingin kembali membuka jalur diplomasi dengan Iran. Pesan yang diteruskan dianggap sebagai titik terang setelah jeda panjang dalam hubungan bilateral.
Iran Belum Ambil Keputusan Final
Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima pesan tersebut namun masih belum mengambil keputusan final mengenai kelanjutan perundingan. Para pejabat menekankan bahwa jadwal pertemuan maupun format diskusi masih belum ditetapkan.
Kondisi Politik dan Diplomasi Terkait
Penghentian pembicaraan sebelumnya dipicu oleh serangkaian serangan terhadap fasilitas nuklir Iran—baik dari Israel maupun AS—yang menimbulkan ketegangan akut. Iran menyatakan keraguan atas itikad baik lawan bicara dan menuntut kejelasan serta jaminan dari AS sebelum kembali berdialog.[]










