INTERNASIONAL

Duta Besar Israel Tegaskan: Kritik UE terhadap Gaza Hanya Rugikan Eropa, Bukan Efekti

SEANTERONEWS.com – Duta Besar Israel untuk Uni Eropa, Haim Regev, mengkritik keras upaya beberapa negara anggota khususnya Irlandia, Belanda, Spanyol, dan Slovenia yang menyerukan pengurangan kerja sama ilmiah dan ekonomi dengan Israel. Ia menyampaikan bahwa tekanan seperti ini hanya mengikis dialog dan potensi konstruktif Eropa terhadap masa depan Timur Tengah. Regev menegaskan bahwa penghentian dukungan bukan hanya sia-sia secara politik, tapi juga merusak peran penting Eropa dalam menciptakan stabilitas regional.

“Israel Adalah ‘Tetangga Impian’ untuk UE,” Kata Regev

Dalam wawancara terakhirnya sebelum kembali ke Tel Aviv, Regev menyebut bahwa hubungan Israel-UE semestinya dilihat sebagai peluang, bukan beban. Ia menegaskan bahwa menjauh dari Israel hanya akan menghilangkan pengaruh Eropa dalam membentuk tatanan regional pascakonflik.

Eropa Hadapi Risiko Kehilangan Pengaruh Strategis

Regev memperingatkan bahwa jika langkah-langkah seperti pembatasan akses ke program Horizon Europe atau penggeseran politik berlanjut, posisi diplomatik Eropa bisa tergerus secara permanen. Ia menegaskan bahwa bukan skala dampak ekonomi atau politik yang paling khawatirkan, melainkan pesan yang dikirim: “Jika ini terjadi, saya tidak melihat ada ruang bagi UE dalam masa depan kawasan.”

Tali Diplomasi Sedikit Tersentak, Bukan Terputus

Meskipun kritik meningkat, Regev menyebut bahwa belum terjadi keretakan diplomatik besar antara Israel dan Uni Eropa. Ia menggambarkan situasi sebagai “erosi diplomatik” yang akan diperbaiki lewat kampanye diplomasi intensif. Memang, wacana pembekuan sebagian akses Horizon Europe sempat mencuat, namun berhasil ditunda setelah Israel melobi negara-negara anggota untuk menahan diri dan kembali memulai dialog.

Kritik terhadap Israel oleh beberapa anggota EU mencerminkan perubahan sikap publik Eropa. Namun, Regev mengingatkan bahwa konsol aktivitas ilmiah dan perdagangan dengan Israel tetap penting, bukan semata bentuk dukungan politik, namun juga jembatan dialog strategis pascakonflik.[]

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts