TEKNOLOGI

Intel Siapkan Nova Lake 18A-P demi Lawan Dominasi AMD

Intel bersiap merilis lini CPU desktop kelas atas Nova Lake berfabrikasi 18A-P tahun depan guna merebut kembali pangsa pasar gaming dari AMD.

SEANTERONEWS.com – Persaingan di pasar komponen komputer (desktop computing) kelas atas kian memanas. Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat, Intel Corporation, mengonfirmasi rencananya untuk kembali menghadirkan lini prosesor meja (desktop CPU) berperforma tinggi pada tahun depan melalui kehadiran arsitektur generasi terbaru berkode nama Nova Lake.

Langkah ini disiapkan sebagai manuver strategis untuk merebut kembali pangsa pasar dari kompetitor utamanya, AMD, yang belakangan kian mendominasi segmen antusias dan gamer.

Dalam laporan kinerja keuangan triwulanan perusahaan, Chief Financial Officer (CFO) Intel, David Zinsner, mengakui adanya kekosongan formasi pada portofolio prosesor kelas atas (high-end desktop) milik perusahaannya selama beberapa waktu terakhir. Kehadiran keluarga Nova Lake, yang akan mengadopsi simpul proses manufaktur termutakhir Intel 18A-P, diposisikan untuk menutup celah tersebut.

“Faktor krusial dari Nova Lake adalah perannya dalam melengkapi portofolio produk high-end desktop kami yang sebelumnya sempat lowong. Kami memandang tahun depan dengan optimisme bahwa lini Nova Lake akan kembali mendorong kenaikan pangsa pasar bagi Intel,” jelas Zinsner.

Ambisi Menandingi Dominasi Lini Ryzen X3D

Keputusan Intel meracik amunisi baru ini tidak terlepas dari tekanan kompetitif yang intensif. Berdasarkan riset pasar dari Mercury Research, penetrasi pasar CPU desktop AMD melonjak ke angka 34,9 persen pada kuartal II, menggerus dominasi Intel yang menyusut ke level 65,1 persen.

Lonjakan AMD dipicu oleh kesuksesan lini prosesor berbasis teknologi 3D V-Cache, seperti seri Ryzen 9 9950X3D, yang dinilai menawarkan performa gaming murni yang sulit ditandingi.

Sebagai perbandingan, meski Intel telah meluncurkan prosesor unggulan Core Ultra 9 285K dengan konfigurasi 24-core pada akhir 2024 yang menuai respons positif atas efisiensi daya listriknya kinerjanya dalam skenario gim berat masih dinilai kewalahan menghadapi cip X3D kepunyaan AMD, bahkan kerap kali tertinggal dibanding lini prosesor Intel Generasi ke-14 pendahulunya.

Nova Lake diproyeksikan bakal membenahi defisit performa komputasi gim tersebut. Laporan yang beredar di kalangan industri menyebut varian tertinggi dari prosesor Nova Lake berpotensi mengusung hingga 52 inti (core). Rincian teknis mendalam mengenai arsitektur ini dijadwalkan akan dipaparkan secara resmi dalam ajang tahunan Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas pada Januari mendatang.

Tantangan Kelangkaan Memori Menghantui Industri PC

Meski membawa peta jalan produk yang menjanjikan, ambisi pemulihan Intel dibayangi oleh hambatan makroekonomi yang melanda rantai pasok semikonduktor global. Industri komputer saat ini tengah bergulat dengan krisis kelangkaan memori yang memicu penurunan volume pengapalan unit PC hingga 20 persen pada kuartal III.

Keterbatasan suplai modul memori tersebut diproyeksikan terus menekan pasar setidaknya selama dua kuartal ke depan. Fenomena ini memaksa produsen perangkat (OEM) dan jaringan peritel mengambil langkah koreksi inventaris (inventory correction) dengan mengutamakan penghabisan stok lama ketimbang menyerap prosesor baru. Bagi kalangan perakit PC (PC builders), kenaikan harga komponen memori turut menahan minat belanja mereka.

Manajemen Intel memproyeksikan bahwa pemulihan berkelanjutan pada industri PC global baru akan terwujud apabila ketersediaan stok memori membaik dan struktur harga kembali normal. Memasuki proyeksi tahun 2027, Intel mengantisipasi bahwa total ukuran pasar PC global (Total Addressable Market/TAM) berpeluang mengalami koreksi susulan sekitar 10 persen.[]

image_print

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts