PIDIE – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pidie memicu terjadinya bencana alam. Tebing gunung di kawasan Tangse dilaporkan runtuh dan meluncurkan material longsor hingga menutupi separuh badan Jalan Nasional lintas Tangse – Geumpang pada Sabtu (24/10/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa mencekam tersebut tepatnya terjadi di Dusun Kuala Krueng, Gampong Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Material tanah dan bebatuan gunung yang jatuh secara mendadak sempat mengejutkan warga serta para pengguna jalan yang sedang melintas di kawasan pegunungan tersebut.
Kapolsek Tangse, Iptu Taufik Kurrahman S.H., membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut laporan awal pihak kepolisian, longsor dipicu oleh guyuran hujan lebat yang melemahkan struktur tanah tebing secara drastis.
“Benar telah terjadi longsor akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan jatuhnya material gunung ke badan jalan. Akibatnya, separuh jalan lintas Tangse – Geumpang tertutup,” ungkap Iptu Taufik Kurrahman saat dikonfirmasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Meski material gunung sempat mengancam keselamatan para pengendara dan memakan sebagian lajur, arus lalu lintas di jalur lintas antar-kecamatan tersebut dilaporkan masih dapat dilalui dengan normal dari kedua arah menggunakan sistem bergantian.
Aksi Cepat Tanggap Polisi di Lapangan
Begitu menerima laporan warga, personel Polsek Tangse langsung bergerak cepat menerobos guyuran hujan lebat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi, petugas kepolisian langsung memasang tanda pengaman serta sibuk mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup guna mencegah kemacetan total maupun kecelakaan fatal.
Selain mengurai arus kendaraan, petugas di lapangan juga bergerak aktif memberikan imbauan langsung secara humanis kepada masyarakat dan sopir yang melintas agar ekstra waspada. Hal ini dilakukan mengingat potensi adanya longsor susulan yang bisa terjadi kapan saja jika intensitas hujan tidak kunjung reda.
Koordinasi Kilat dengan Dinas PU
Langkah cepat tidak berhenti di situ. Demi kenyamanan dan keselamatan publik, Kapolsek Tangse bergerak cepat menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pidie agar alat berat dapat segera diturunkan ke lokasi guna membersihkan sisa-sisa material gunung yang menutupi aspal.
Hingga berita ini diturunkan, personel Kepolisian Sektor Tangse masih terus memonitor ketat perkembangan situasi di lokasi kejadian.
Bagi para pengendara yang berniat melintasi jalur pegunungan Tangse – Geumpang malam ini, diimbau keras untuk tetap melambatkan laju kendaraan, menjaga jarak aman, dan mengutamakan keselamatan di atas segalanya.[]










