ACEH

Tinjau Nagan Raya, Azhari Cage Bawa Sembako & Solusi

Senator DPD RI Azhari Cage berkolaborasi dengan Bulog Aceh menyalurkan 650 paket bantuan banjir Nagan Raya sekaligus merespons langsung keluhan warga.

NAGAN RAYA – Dampak destruktif dari banjir bandang yang menerjang Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya pada November 2025 lalu rupanya masih menyisakan duka dan pekerjaan rumah bagi warga setempat.

Merespons lambatnya pemulihan pascabencana di wilayah tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Azhari Cage, S.I.P., M.A.P., turun langsung meninjau kondisi akar rumput pada Kamis sore (22/10/2026).

Tidak datang dengan tangan kosong, Senator yang duduk di Komite II DPD RI ini menggandeng Perum Bulog Aceh untuk mendistribusikan 650 paket bantuan banjir Nagan Raya. Bantuan logistik yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur tersebut disalurkan secara terpusat bagi warga Desa Kuta Teungoeh, Babah Suak, dan beberapa gampong di sekitarnya.

“Hari ini kita hadir langsung di Beutong Ateuh Banggalang untuk melihat sejauh mana progres pemulihan warga pascabanjir bandang tahun lalu. Penyaluran 650 paket sembako ini merupakan wujud nyata kolaborasi kami di DPD RI sebagai mitra kerja bersama Bulog Aceh,” ujar Azhari Cage kepada awak media.

Dalam kunjungan kepedulian ini, Azhari turut didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Aceh Budi Sultika, Kepala Bulog Cabang Meulaboh, Camat Beutong Ateuh Banggalang Zulkifli, Ketua KPA Nagan Raya Azhari Teungku Pidie, serta Ketua PA Nagan Raya Wan Malaya.

Bukan Sekadar Sembako, Beri Solusi Langsung via Telepon

Agenda penyaluran bantuan tersebut seketika berubah menjadi forum dialog interaktif. Warga memanfaatkan kehadiran wakil mereka di Senayan untuk meluapkan berbagai keluhan mandeknya proses pemulihan. Sejumlah aspirasi mencuat, mulai dari areal persawahan yang hancur dan belum bisa difungsikan, matinya urat nadi ekonomi warga, hingga belum cairnya dana Jaminan Hidup (Jadup) dan hunian tahap ke-10.

Menanggapi keluhan tersebut, Azhari Cage mengambil langkah taktis dan proaktif. Di hadapan warga dan aparat desa, ia langsung mengangkat telepon selulernya dan menghubungi Direktur Perlindungan dan Jaminan Sosial Korban Bencana Kemensos RI, Cece. Agar transparan, percakapan tersebut diperdengarkan menggunakan pengeras suara (loudspeaker).

Dari ujung telepon, pihak Kemensos memastikan bahwa hak warga tidak diabaikan. “Jawaban dari Ibu Direktur sangat jelas, saat ini (Jadup dan bantuan hunian) sedang dalam proses pemberkasan akhir dan akan segera dicairkan dalam waktu dekat,” terang Azhari merangkum percakapan tersebut.

Tak berhenti di situ, terkait lumpuhnya lahan pertanian, Azhari kembali menelepon Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), Wandi. Dengan metode yang sama, keluhan warga diperdengarkan langsung ke telinga pejabat pusat.

“Alhamdulillah, respons Pak Sekjen sangat positif. Beliau langsung menginstruksikan kepada Pak Camat agar segera membuat laporan tertulis dan menyiapkan berkas-berkas pengajuan agar lahan pertanian yang rusak bisa segera direvitalisasi oleh pusat,” ungkap mantan anggota DPR Aceh tersebut.

Langkah jemput bola dan transparansi komunikasi yang ditunjukkan oleh Azhari Cage ini menuai rasa syukur yang mendalam dari masyarakat Beutong. Mereka berharap atensi dari pemerintah pusat tidak terputus hingga ekonomi wilayah mereka benar-benar pulih seratus persen.

Menutup kunjungannya, Azhari menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Bulog Aceh. “Terima kasih kepada Pimwil Bulog Aceh dan Kepala Cabang Meulaboh atas sinergitas yang luar biasa ini. Kehadiran kita bersama di sini adalah bukti bahwa negara tidak menutup mata atas penderitaan rakyatnya,” pungkasnya.[]

image_print
author avatar
Saumi R News Tv

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts