NASIONAL

TNI Sita 1.347 Batang Ganja OPM di Pegunungan Bintang

Satgas Kogabwilhan III TNI menemukan dan mencabut 1.347 batang pohon ganja di Pegunungan Bintang, Papua. Diduga kuat milik OPM Kodap XXV Bintang Timur.

SEANTERONEWS.com – Operasi pengamanan wilayah teritorial yang dilakukan oleh Satgas TNI Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menyingkap fakta mengejutkan. Pasukan keamanan berhasil menemukan sebuah ladang ganja yang tersembunyi rapi di antara celah perbukitan dan lembah lebat Kampung Siminbuk, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam operasi senyap tersebut, aparat mencabut dan menyita tak kurang dari 1.347 batang tanaman ganja. Berdasarkan analisis serta pemetaan intelijen di lapangan, budidaya tanaman narkotika ini diduga kuat terafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXV Bintang Timur yang dikomandoi oleh Ananias Ati Mimin, beserta jejaring simpatisannya.

Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto, mengonfirmasi penemuan tersebut pada Rabu (9/9/2026). Ia menegaskan bahwa operasi ini merupakan bukti konkret kehadiran negara dalam memutus mata rantai narkotika di ufuk timur Indonesia.

“Pasukan di lapangan telah berhasil mengamankan 1.347 batang pohon ganja. Kuat dugaan ini ditanam dan dirawat oleh OPM Kodap XXV Bintang Timur,” ungkap Letjen Lucky dalam keterangan resminya.

Gunung Es Peredaran Narkotika di Pedalaman

Kondisi geografis Papua Pegunungan yang ekstrem, dengan akses jalan yang sulit dan tutupan hutan yang rapat, menjadikannya lokasi ideal bagi oknum tak bertanggung jawab untuk melanggengkan aktivitas ilegal.

Letjen Lucky meyakini bahwa temuan seribu lebih batang ganja ini hanyalah fenomena gunung es. “Kami menduga temuan ini baru sebagian kecil dari ladang ganja yang masih disembunyikan di wilayah pedalaman Papua,” tambahnya.

Meski pihak militer telah memetakan indikasi keterlibatan kelompok bersenjata, proses pembuktian hukum mengenai siapa dalang utama dan petani di balik ladang ini tetap akan diserahkan kepada institusi penegak hukum (Polri). Keterkaitan langsung OPM dalam kasus ini saat ini masih berstatus dugaan awal dari analisis operasi militer, yang kelak harus diuji secara pidana.

Menyelamatkan Masa Depan Generasi Papua

Di luar konteks eskalasi konflik bersenjata, masalah narkotika membawa daya rusak sosial yang jauh lebih masif. Letjen Lucky menyoroti ancaman nyata yang sedang mengintai masa depan generasi muda di Bumi Cenderawasih.

Ia mengaku miris melihat realita ini. “Ini adalah kondisi yang sangat tragis. Ketika para orang tua, mama-mama, dan bapak-bapak di Papua menaruh harapan besar agar anak-anaknya kelak menjadi penerus bangsa, mereka justru dirusak dari dalam oleh bahaya narkoba,” keluhnya.

Kewaspadaan TNI semakin beralasan ketika mengingat adanya rekam jejak narasi dari juru bicara OPM, Sebby Sambom, yang sebelumnya diklaim pernah memberikan semacam pembenaran terhadap budidaya ganja di wilayah tersebut. Jika dibiarkan, budidaya lokal ini bisa bermetamorfosis menjadi sindikat peredaran narkotika yang merusak tatanan sosial masyarakat.

Selaras dengan Asta Cita Presiden

Sebagai garda pertahanan, TNI berkomitmen penuh untuk terus membersihkan tanah Papua dari infiltrasi narkotika. Langkah ini dipastikan tegak lurus dengan visi pemerintah pusat.

“Kami senantiasa bersinergi untuk menyatakan perang mutlak melawan narkoba. Ini adalah amanat konstitusi sekaligus instruksi langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam poin ketujuh Asta Cita,” tegas jenderal bintang tiga tersebut.

Mengakhiri keterangannya, Letjen Lucky melontarkan peringatan keras yang ditujukan langsung kepada kubu kelompok bersenjata yang masih bergerilya di hutan. “Kepada seluruh anggota OPM, jangan pernah merusak generasi Papua dan anak muda Indonesia dengan bayang-bayang gelap narkoba!”

Penemuan 1.347 batang ganja ini kini membuka babak baru dalam operasi pengamanan Papua. Pekerjaan rumah aparat kini tak sekadar mencabut akar ganja dari tanah, melainkan menelusuri ke mana aliran distribusi barang haram ini bermuara, dan memastikan tidak ada lagi ladang-ladang serupa yang bersembunyi di balik kabut pegunungan Bintang.[]

image_print
author avatar
Redaksi Editor
Seantero News

What's your reaction?

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts